Beranda PRO DESA KNPI Minta KPU Jadi Wasit Yang Adil

KNPI Minta KPU Jadi Wasit Yang Adil

19
0
Lili Supriatna

LEMBANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) diminta untuk menjadi wasit yang adil dalam penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) KBB tahun 2018 mendatang. Pasalnya, KPU sebagai penyelenggara pesta demokrasi lima tahunan itu menjadi sorotan utama dalam menentukan siapa yang akan memimpin KBB di periode selanjutnya.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) KBB, Lili Supriatna mendorong agar KPU bisa menjadi wasit yang adil dengan bersikap netral dalam penyelenggaraan Pilkada nanti. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya gugatan sengketa Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“KPU sebagai salah satu insitusi Pemliu, harus berkomitmen untuk tidak memihak kepada pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati mana pun. Artinya KPU harus menjadi wasit yang adil, sehingga potensi gugatan calon melakukan gugatan sengketa pilkada ke MK itu tidak akan terjadi,” kata Lili kepada Pasundan Ekspres di Lembang, Rabu (6/12).

Selain itu, kata dia, KPU juga harus bisa menjaga integritas sebagai penyelengara pilkada tersebut. Bahkan, harus bisa melaksanakan tugas dan fungsinya dengan mengacu pada aturan yang sudah ditetapkan.

“Jelas itu tadi, kalau tidak mau terjadi sengketa pilkada dikemudian hari, kinerja KPU itu harus lurus,” ujarnya.

Disinggung soal peran KNPI di Pilkada KBB 2018, Lili mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan bersikap netral. Meski demikian, pihaknya tidak akan melarang anggotanya bila ada yang mendukung paslon tertentu secara pribadi. Apalagi, menurutnya KNPI juga adalah organisasi kepemudaan yang dihimpun oleh semua kelompok pemuda dari seluruh partai politik.

“Secara kelembagaan KNPI itu harus netral. Namun, karena para anggota memiliki hak politik, sehingga dengan catatan itu tidak membawa organisasi, itu dipersilakan untuk memilih calonnya masing-masing,” jelasnya.

Lebih lanjut Lili menjelaskan, saat ini KNPI mewadahi 90 Organisasi Kepemudaan (OKP). Adapun ia berharap dalam Pilkada 2018 KBB mendatang yang terpilih adalah sosok pemimpin yang memiliki kemampuan visioner.

“Calon yang ada semua cukup berbobot. Namun, saya pribadi menginginkan pemimpin ke depan itu yang bisa memahami marwah KBB, dan bukan prestise semata,” ujarnya

Sementara itu, Ketua KPU KBB Iing Nurdin mengatakan, sebagai daerah yang menjadi salah satu peserta Pemilu Serentak KBB harus melakukan persiapan yang cukup matang agar penyelenggaraannya berjalan sukses. Tentunya, untuk bisa sukses itu harus ada peran serta masyarakat dan elemen lain yang bisa ikut mensuskeskan gelaran pesta demokrasi tersebut.

“Tentunya KPU tidak bisa sendirian, peran serta masyarakat termasuk elemen pemuda bisa menjadi mitra dalam mensukseskan pilkada ini,” kata Iing.

Adapun saat ini KPU masih aktif mensosialisasikan Pilkada terhadap masyarakat. Selain itu, KPU sedang mempersiapkan pembentukan panitia adhoc.

“Untuk pembentukan panitia adhoc tersebut, ini harus dipersiapkan secara matang sehingga tidak muncul stigma buruk ketidaknetralan dari penyelenggaranya,” pungkasnya. (sep/tra)