Beranda PURWAKARTA Dandim 0619 Ungkap Alasan Normalisasi

Dandim 0619 Ungkap Alasan Normalisasi

184
0

PURWAKARTA-Ketua Bidang Operasi Normalisasi Danau Jatiluhur yang juga Komandan Kodim 0619 Purwakarta. Letkol Ari Maulana saat audensi perwakilan petani Keramba Jaring Apung (KJA) Jatiluhur dengan Tim Satgas Normalisasi Danau sempat menyampaikan review (latar belakang) mengapa Danau Juanda itu perlu dinormalisasi.
“Ada dua hal mendasar, mengapa Danau Jatiluhur terutama Keramba Jaring Apung harus ditertibkan. Yang pertama, pertimbangan keamanan dimana sebagaimana kita tahu pada medio tahun 2016 ditembaknya dua orang teroris di danau Jatiluhur, sebagaimana kita ketahui Danau Jatiluhur merupakan obyek vital nasional yang harus kita amankan,” jelasnya.

Pertimbangan kedua, muncul dari pengelola Danau Jatiluhur dalam hal ini PJT II soal buruknya kwalitas air, meski hal itu bukan melulu dari pakan ikan yang tercecer.
“Yang kita garis bawahi adalah pertimbangan yang pertama, sehingga kemudian muncul Keputusan Bupati Purwakarta guna melakukan penertiban.” paparnya.
“Lalu muncul persoalan bagaimana kita kedepan mencari solusi yang kita hadapi bukan musuh, tetapi bangsa sendiri, lalu muncul solusi persiapan sesudahnya,” jelasnya.

Dikatakannya, pada tahun 2017 telah tertibkan KJA yang tak produktif dan non lokal dan rencananya akan beres dalam 5 tahun akan tetapi waktu itu Bupati minta beres dalam 6 bulan.
“Dan itu sangat berat dengan pertimbanganya 34 ribu petani jaring apung harus dikemanakan?. Hingga akhirnya muncul waktu dua tahun dengan massa akhir tahun 2018 ini,” jelasnya.
“Soal munculnya isue, belum ada solusi bagi petani KJA lokal, juga itu tidak benar, tetapi kita terus upayakan solusi teraman dan operasi berjalan sukses tanpa terlalu berdampak banyak pihak yang durugikan. Hingga akhirnya Bupati Purwakarta menetapkan Jatiluhur sebagai kawasan wisata ekonomi,” tutupnya. (dyt)