Beranda BANDUNG KBB Kekurangan Guru ASN

KBB Kekurangan Guru ASN

94
0

Banyak Pensiun, Jumlah Tidak Sampai 45 Persen

NGAMPRAH – Kabupaten Bandung Barat (KBB) kekurangan guru SD dan SMP berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Jumlah guru ASN ini tidak lebih dari 45 % dari jumlah total guru yang mencapai sekitar 10.000 orang.

Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) pada Dinas Pendidikan (Disdik) KBB, Hasanudin mengatakan jumlah guru berstatus ASN saat ini minim karena masih berlakunya moratorium pengangkatan ASN. Apalagi pada 2019-2020 nanti bakal ada ribuan guru ASN yang pensiun.
“Kita kekurangan guru berstatus ASN. Selama beberapa tahun, itu tidak terisi karena moratorium dan pensiun guru,” kata Hasanudin kepada Pasundan Ekspres belum lama ini.

Secara keseluruhan, lanjut dia, saat ini jumlah guru ASN di SD dan SMP di KBB sekitar 45 %, mereka tersebar di 703 SD dan 165 SMP. Rata-rata, kekurangan guru ASN di tiap sekolah bisa 10 orang. Sementara ini, kekurangan guru ASN di setiap sekolah tersebut saat ini ditangani oleh guru honorer.
“Jumlah guru honorer sekitar 55 persen dari total guru di KBB. Artinya, hanya 45 persen guru ASN saja yang di KBB. Secara kualitas, guru honorer pun bisa bersaing dengan guru ASN. Namun, dari segi tunjangan ya belum bisa sama,” ungkapnya.

Lebih lanjut Hasanudin menjelaskan kekurangan guru ASN ini berdampak pada kekosongan sejumlah kepala sekolah di SD dan SMP. Ada sekitar 110 SD dan 13 SMP yang tidak memiliki kepala sekolah.
“Memang regenerasi kepala sekolah ini cukup lambat. Ditambah lagi, sekarang belum ada pengangkatan CPNS,” pungkasnya. (Sep/ded)