Beranda BANDUNG KBB Expo Jadi Ajang Promosi

KBB Expo Jadi Ajang Promosi

85
0
PAMERAN: Bupati KBB Abubakar mengunjungi sejumlah stan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) Expo tahun 2017 yang digelar di Lapangan Plaza Pemkab, kemarin.

NGAMPRAH – Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat kembali menyelenggarakan Kabupaten Bandung Barat (KBB) Expo tahun 2017 yang digelar pada 12-13 Agustus di Lapangan Plaza Pemkab Bandung Barat Mekarsari Ngamprah.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ajang promosi potensi yang dimiliki KBB dalam satu rangkaian kegiatan menyemarakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-72, dan momentum peringatan Satu Dasawarsa KBB.

KBB Expo tahun ini, dimeriahkan berbagai kegiatan seperti Khitanan Massal, Jalan Sehat, Lomba Mewarnai Tingkat TK/Paud, Lomba Aerobic, Lomba Paduan Suara Ibu PKK Kecamatan se-KBB, Parade Band, Festival Batik KBB, Lomba Burung Kicau, Lomba Layanan TK SD, Gelar Produk IKM, Gebyar UMKM, Gelar Teknologi Tepat Guna, dan Pameran Pembangunan

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pameran yang diikuti oleh 40 stand SKPD Pemkab Bandung Barat, 16 stand kecamatan, 40 stand IKM, 40 stand UMKM, 10 stand Teknologi tepat guna dan 11 stand partisipan lainnya.

Bupati Bandung Barat, Abubakar mengatakan bahwa KBB Expo merupakan miniatur wajah pembangunan di Kabupaten Bandung Barat. Pasalnya, even ini untuk memperlihatkan berbagai hasil pembangunan yang telah dilaksanakan di masing-masing bidang dan prestasi-prestasi yang telah diraih, sehingga bisa menjadi ajang promosi potensi KBB bagi para investor yang hendak berinvestasi terutama di sektor agro industri dan pariwisata.

“KBB Expo ini ingin menunjukan kepada masyarakat, agar masyarakat mengetahui pelaksanaan pembangunan yang telah kita laksanakan. Sehingga dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah daerah,” kata Abubakar disela-sela KBB Expo.

Tidak hanya itu, lanjut orang nomor satu di KBB ini, KBB Expo juga menampilkan berbagai produk masyarakat, diantaranya kerajinan yang bernilai seni dan indah hasil kreativitas pengrajin KBB dibawah binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) KBB. Bahkan, beberapa produk kerajinan itu telah mampu diekspor ke luar negeri dan telah mengikuti pameran-pameran di tingkat Nasional seperti pada Pameran Jakarta Convention Center (JCC) beberapa waktu lalu.
“Saya merasa bangga dan apresiasi kepada seluruh pengrajin maupun Dekranasda KBB yang secara tidak langsung telah berperan menumbuhkan dan mengembangkan ekonomi kreatif. Sehingga KBB terus bisa dikenal,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda KBB, Elin Suharliah Abubakar mngatakan kegiatan ini bisa menjadi wadah yang mampu menjembatani antara pemerintah pengusaha besar dengan pelaku UMKM dan mikro yang berada di KBB.

“Kami mencoba untuk mengembangkan potensi UMKM, dengan menyelengarakan gelar produk UMKM binaan Dekranasda,” kata Elin.

Dalam KBB Expo kali ini, Dekranasda KBB mengisi 40 Stand yang diisi oleh para pelaku UMKM binaan Deskranasda KBB yang menampilkan beragam kuliner, sandang trademark dan kekayaan alam.

“Stand-stand UMKM memamerkan produk unggulan seperti aneka kuliner, kerajinan tangan hingga produk-produk lainy,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) KBB, Sri Dustirawati mengatakan melimpahnya potensi sumberdaya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki KBB menjadi potensi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat KBB. Sehingga, kegiatan KBB Expo ini menjadi salah satu ajang promosi untuk memperkenalkan berbagai potensi khusunya bidang parawisata yang dimiliki KBB, mulai dari budaya hingga objek wisata yang ada di KBB.

“KBB memiliki berbagai ragam budaya seperti kesenian, tari, anekaragam kuliner hingga objek wisata. Tentunya ini semua harus dikembangkan, melalui ajang promosi ini,” kata Sri.

Dia berharap melalui kegiatan KBB Expo ini, potensi budaya dan pariwisata di KBB bisa dikenal oleh masyarakat luas. Sehingga, hal itu bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan maayarakat.

Sementara itu, Pada KBB Expo 2017 ini juga, Pemkab Bandung Barat juga melaunching Kartu Identitas Anak (KIA) dengan memberikan kartu identitas kepada 2000 anak yang tersebar di 16 kecamatan serta meluncurkan website resmi pemerintah daerah yang bisa diakses secara mudah oleh seluruh masyarakat melalui www.bandungbaratkab.go.id baik dari perangkat komputer maupun smartphone.(sep/ded)