Beranda KARAWANG Karangpawitan Terapkan Smart Office

Karangpawitan Terapkan Smart Office

25
0
AEF SAEPULLOH/PASUNDAN EKSPRES SOSIALISASI: Lurah Karangpawitan, Lilis Kulsum saat memberi arahan pada acara sosialisasi standar pelayanan dan standar operasional prosedur (SOP) di kantornya, kemarin (7/12).

Setiap Berkas Keluar Miliki Barcode

KARAWANG-Kelurahan Karangpawitan Kecamatan Karawang Barat terus melakukan inovasi dalam meningkatkan pelayanan terhadap warganya. Bahkan, dalam beberapa bulan ini setelah diujicobakan e-kelurahan bersama Kelurahan Nagasari, Kelurahan Karangpawitan sudah jauh melangkah dengan menerapkan smart office dalam pelayanannya.

Salah satu inovasi e-keluarahan adalah setiap berkas yang dikeluarkan sudah ada kode batang (barkode) yang terintegrasi ke basis data yang ada di kecamatan.
“Di Kabupaten Karawang ini memang sudah diujicobakan e-kelurahan di Nagasari dan Karangpawitan. Tapi, sebenarnya kami sudah mulai menerapkan smart office dengan pelayanan seperti di kantor-kantor perbankan,” kata Lurah Karangpawitan, Lilis Kulsum, kemarin (7/12).

Penerapan smart office, kata Lilis, memang harus didukung oleh sarana dan prasarana seperti meja front office, unit komputer yang servernya terhubung serta personel yang mumpuni. Tujuannya, untuk memberikan kemudahan serta kenyamanan kepada warga yang ingin mengakses informasi serta pelayanan admisnitrasi kependuudkan lainnya.
“Sampai saat ini pun konsep smart office ini masih terus disosialisasikan kepada aparatur kelurahan di tingkat RW dan RT sembari diterapkan sedikit demi sedikit. “Kita ingin warga gampang mengakses informasi dan nyaman saat mengurusi administrasi kependudukan,” terangnya.

Dalam menerapkan smart office ini Lurah Karangpawitan memang hanya mengoptimalkan aset yang ada, serta melakukan perubahan tata letak pelayanan. Untuk di ruang tunggu, sudah disiapkan rak buku, yang nantinya akan bekerjasama dengan Perpustakaan Daerah dalam pengadaan buku-buku bacaan. “Seperti pelayanan di bank-bank, warga diberikan nomor antrian, difasilitasi ruang tunggu dan disediakan buku bacaan. Karena, yang datang ke kelurahan ini tidak semuanya orang tua, anak-anak remaja juga banyak yang ke kelurahan,” tutupnya.(aef/din)