Beranda PURWAKARTA Kapolres Ikut Apel Kasatwil di Akpol Semarang

Kapolres Ikut Apel Kasatwil di Akpol Semarang

13
0
ISTIMEWA BAHAS KEAMANAN: Para kapolres di Polda Jabar foto bersama di sela-sela mengikuti pengarahan dalam kegiatan Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Tahun 2017 di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah.

PURWAKARTA-Kapolres Purwakarta AKBP Dedy Tabrani SIK MSi bersama seluruh kapolres di Polda Jabar mengikuti pengarahan dalam kegiatan Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Tahun 2017 yang berlokasi di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan yang dihadiri Presiden Joko Widodo itu dilaksanakan selama 4 hari, terhitung tanggal 8 hingga 11 Oktober 2017.

Kegiatan Apel Kasatwil dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dilanjutkan pembekalan oleh Presiden Joko Widodo. Selain itu hadir sebagai pemateri Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menkopolhukam Jenderal (Purn) Wiranto, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Ketua KPU serta Bawaslu yang menyampaikan materi pembekalan terkait wawasan tentang pelaksanaan Pilkada serentak 2018.

Hal ini dilakukan untuk kesiapan para Kasatwil se-Indonesia dalam menghadapi pesta demokrasi secara serentak 2018, sesuai dengan temanya “Polri yang Promoter dalam Rangka Mengamankan Pilkada Serentak 2018”.

Di hadapan 500 lebih perwira menengah serta perwira tinggi Polri dan jajaran Kepala Satuan Wilayah, seperti Kapolda dan Kapolres se-Indonesia yang mengikuti apel Kasatwil dalam rangka pengamanan Pilkada serentak tahun 2018, Presiden Jokowi menegaskan kepercayaan publik sebagai hal yang mutlak dan sangat penting.
“Saya lihat kepercayaan publik terhadap Polri saat ini sudah cukup baik, dan mencapai 78 persen, berada di urutan keempat,” kata Jokowi.

Presiden menegaskan kepada Kapolri dan jajarannya agar tidak berpuas diri, serta tingkatkan kembali kinerja Polri lebih baik kedepan, serta lakukan komunikasi dan koordinasi Polri-TNI lebih baik lagi.

Masih menurut penjelasan Presiden Joko Widodo, sejak diamanatkan sebagai Kapolri dipertengahan 2016 Jenderal Pol. Tito Karnavian membuat terobosan dan inovasi kinerja Polri secara terus-menerus dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik.

Berdasarkan survei, Polri berada di posisi tiga terendah. Namun, perlahan citra Polri membaik dengan sejumlah program dan terobosan baru yang dicanangkan. “Itu termasuk cukup baik dan termasuk empat lembaga yang cukup dipercaya publik,” kata Presiden Joko Widodo. Jargon Polisi yang Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter), sejauh ini cukup berhasil dilaksanakan dalam berbagai program dan layanan publik.
Adapun inovasi layanan berbasis aplikasi teknologi sehingga masyarakat cukup dengan handphone-nya bisa berinteraksi dengan petugas kepolisian ataupun melakukan kebutuhan lainnya, seperti membayar pajak kendaraan, laporan kriminalitas dan sebagainya.

Pelayanan juga dapat dilakukan lebih efisien dan cepat. Selain itu, dengan layanan digital, perilaku koruptif dan menyimpang dari oknum polisi dapat dicegah secara minimal serta angka Kriminalitas dapat ditekan.

Terobosan Jenderal Tito tidak sia-sia, kepercayaan publik yang terus meningkat ini jadi modal penting Polri dalam memberikan pelayanan yang lebih baik. Institusi Polri juga kian dicintai rakyat, disegani dunia internasional, dan makin diperhitungkan kinerjanya.
“Hubungan Polri dan TNI mutlak harus baik di semua jajaran, karena Polri dan TNI adalah dua pilar utama negara ini. Kalau tegak dan solid maka NKRI akan kuat,” ujar Kapolri.
Polri menyelenggarakan Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang pada 09 hingga 11 Oktober. Kapolri mengatakan sengaja dengan mengambil tempat di Akademi Kepolisian tersebut sebagai ajang nostalgia yang menyegarkan kembali ingatan para kasatwil saat dididik jadi anggota Korps Bhayangkara.

Apel Kasatwil 2017 dihadiri sebanyak 546 kasatwil yang terdiri dari 33 kasatwil tingkat daerah (Kapolda), 33 Kepala Biro Operasional, dan 461 kasatwil tingkat Resor (Kapolres).(rls/add/din)