Beranda PRO DESA Kades Diduga Pungli Prona

Kades Diduga Pungli Prona

423
0

Kejari Diminta Segera Tindak Lanjuti

SUBANG – Ratusan massa dari Desa Kalensari, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang terkait adanya dugan penyimpangan dana desa, Pungutan liar Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) dan titisara yang dilakukan Kepala Desa, Senin (5/3).

Dewan Pembina LSM Gerak Ade mengungkapkan kedatangan ratusan masyarakat dari Desa Kalensari tersebut menuntut pihak Kejari Subang untuk segera memproses Kepala Desa Kalensari yang dinilai telah merugikan masyarakat.
“Kami minta Kejari Subang agar jangan tebang pilih dalam memproses kasus, demikian pula terhadap adanya dugaan kasus yang ada di Desa Kalensari. Kita minta Kejari agar segera memproses kasus ini,” jelasnya.

Dijelaskannya, pihaknya menduga adanya penyimpangan yang dilakukan Kades Kalensari terkait ADD tahun 2016, Pungli Prona dalam program sertifikat gratis dari Presiden Jokowi terhadap masyarakat sejumlah 600 bidang dengan jumlah pungutan yang variatif.
“Ada yang 2 juta hingga 4 juta, jika dirata-ratakan perbidang dipungut 2 juta saja maka secara tidak resmi Kades memungut dan menikmati sebanyak 1,2 milyar dari warga,” jelasnya.

Dijelaskan Ade, berdasarkan informasi dari Irda Subang ada sekitar 20 saksi yang telah ditelusuri oleh pihak Irda terkait masalah tersebut. Untuk itu pihaknya mendesak dan mensuport Kejari Subang agar segera melakukan penyidikan dan menangani kasus tersebut.
“Sekitar 400 orang warga dirugikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Subang, Taufik Effendi SH mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan produk administrasi dan sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dugaan penyimpangan dana ADD, Prona dan titisara di Desa Kalensari.
“Sudah melakukan koordinasi dengan pihak Irda, dan Irda sudah memberikan rekomendasi mengenai hal itu,” jelasnya.

Pihaknya juga meminta masyarakat Desa Kalensari agar melaporkan secara resmi dan tertulis kepada pihak Kejari Subang sehingga bisa dilakukan penindak lanjutan.
“Mereka melaporkan secara resmi, sehingga tim kita akan segera melakukan tindak lanjut,” jelasnya. (ygo/epl)