Beranda PRO DESA Jangan Hanya Juara, Tapi Harus Laku Dipasaran

Jangan Hanya Juara, Tapi Harus Laku Dipasaran

19
0
IST PELATIHAN: Kementrian Perindustrian akan melatih dan mendamping IKM kopi Kabupaten Bandung. Selama ini petani menghasilkan kopi berkualitas dan enak, namun saat proses roastingnya belum benar.

BANDUNG-Predikat kopi juara yang dimiliki kopi asal Kabupaten Bandung, selama ini tidak menjamin meningkatnya penjualan dipasaran. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Dra. Hj. Popi Hopipah.,M.Si usai acara bimbingan teknis produksi industry kecil kopi di Jawa Barat, yang berlangsung di Hotel Antik Soreang, Sabtu (25/11).

“Kita akui, ada kebanggan saat kopi milik Kabupaten Bandung selalu menjadi juara, tapi kenyataannya produk kopi kita salah satunya Java Preanger kalah daya jual dengan kopi yang digunting. Ini berarti ada harus dibuat inovasi perindustriannya, apalagi kita sekrang sudah punya kampung gula aren,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dia menjelaskan, bahwa hanya 7 Kecamatan di Kabupaten Bandung yang tidak menghasilkan kopi. Melalui bimbingan teknis tersebut, dengan kerjasama dengan Kementrian Perindustrian, industry produksi kopi di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bandung akan berkembag lebih maju untuk kesejahteraan petani.

“Kami bersama Kementrian Perindustrian akan melatih dan mendamping IKM kopi Kabupaten Bandung. Selama ini petani menghasilkan kopi berkualitas dan enak, namun saat proses roastingnya belum benar dan packagingnya juga tidak menarik, terkadang orang ragu. Saya punya cita-cita ingin mensejahterakan petani kopi,” harap Popy.

Dia menambahkan, hasil pertanian kopi di Kabupaten Bandung yakni 90 persen kopi jenis arabika dan kebunnya berada di ketinggian 50 hektar. Dengan teknologi saat ini, proses pengelolaan kopi, pengemasan hingga pemasaran akan sangat terbantu.(rls)