Beranda HEADLINE Jaenal Abidin SPd, MPd, Spesialis Hijaukan Sekolah

Jaenal Abidin SPd, MPd, Spesialis Hijaukan Sekolah

101
0
Jaenal Abidin

Tak ada rotan akar pun jadi, kalau perlu nanam sendiri pohon rotannya. Mungkin itu pepatah yang pas untuk menggambarkan cara-cara Jaenal Abidin SPd, MPd mengelola sekolah. Di mana ia berada, maka lingkungannya akan hijau.

Setiap sekolah yang ia pimpin akan selalu disulap menjadi sejuk dan hijau. Minim dana dan fasilitas tak pernah menghentikan kreatifitasnya. Kepala sekolah berprestasi ini selalu punya cara untuk menghijaukan sekolah, menata manajemen hingga membuat guru dan para siswanya betah di sekolah.

Prinsipnya sederhana, ia hanya ingin mengabdi dan memberikan yang terbaik untuk pendidikan di Subang. Kalimat sumpah jabatan yang ia ucapkan setiap kali disumpah menjadi kepala sekolah selalu ia ingat. Baginya, pertanggungjawaban jabatannya yang tertinggi adalah kepada Allah.

Tidak berlebihan, dan bukan pencitraan belaka. Keteguhan dan keseriusannya memimpin sekolah sudah dibuktikan dengan ganjaran prestasi dan pengakuan mulai tingkat kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional.

Di tangan Jaenal Abidin, tanah tandus, asin dan kering di wilayah Legonkulon bisa menjadi sejuk dan tanamanpun tumbuh subur. Selama 8 tahun ia memimpin di sana, berhasil mewujudkan SMPN 1 Legonkulon meraih penghargaan sekolah berbasis lingkungan (Adiwiyata) tingkat nasional.

Jaenal juga pernah meraih penghargaan sebagai kepala sekolah terbaik tingkat kabupaten dan mewakili Subang ke tingkat provinsi. Mengantarkan SMPN 1 Legonkulon sebagai juara UKS terbaik tingkat kabupaten dua kali berturut-turut dan mewakili wilayah 2 tingkat provinsi.

Jaenal pun patut menjadi contoh dalam mengelola dana bantuan operasional sekolah (BOS). Ia menjadi peserta lomba pengelolaan BOS tingkat wilayah 2 Jawa Barat dan secara rutin diminta Dinas Pendidikan untuk berbagi pengetahuannya kepada kepala sekolah lain dalam mengelola BOS.

“Saya hanya ingin dana dari pemerintah ini benar-benar disalurkan dengan baik. Nyatanya jika diterapkan untuk penataan lingkungan pasti bisa. Saya tidak mau dzolim terhadap anak-anak didik, kasihan, mereka tidak semuanya mampu,” tuturnya.

Meski berderet prestasi yang ia terima tak membuatnya jemawa. ia tetap bersahaja, bahkan tidak malu menunggang Vespa hitam kesayangannya setiap berangkat ke sekolah.

Kini Jaenal dipercaya memimpin SMPN 4 Pagaden. Kemampuannya menghijaukan sekolah kembali ia wujudkan. Hanya dalam tempo beberapa bulan saja, sekolah yang dekat dengan area persawahan itu sudah mulai asri dan hijau. Sudah tampak ada taman dan sangat nyaman untuk sebuah lingkungan pendidikan.

Dengan kemampuannya itu, bukan tidak mungkin Jaenal pun akan kembali mengulang suksesnya seperti saat menjadi kepala sekolah SMPN 1 Legonkulon.(man)