Beranda FEATURE Jabal Nur, Masjid Megah di Puncak Gunung Tangkuban Parahu

Jabal Nur, Masjid Megah di Puncak Gunung Tangkuban Parahu

172
0
EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES MEGAH: Masjid Jabal Nur yang berdiri di puncak Gunung Tangkuban Parahu tampak megah dengan kubah berwarna emas.

Menikmati pemandangan puncak gunung Tangkuban Parahu selalu menghadirkan sensasi yang berbeda. Terasa betapa indah ciptaan Tuhan. Saat di bulan Ramadan, momen tepat untuk bersyukur.

EKO SETIONO, Lembang

Di sela berwisata, kini pengunjung sudah bisa melaksanakan salat di masjid puncak gunung Tangkuban Parahu. Suasana sejuk bisa menambah kekhusyuan. Apalagi, masjid Jabal Nur seluas 400 merter persegi itu tampak megah dan hanya 30 meter dari bibir Kawah Ratu.
Masjid yang dibangun selama satu tahun itu memiliki pesona tersendiri. Memiliki pemandangan hutan pinus di sebelah timur membentang dari selatan ke utara.
Masjid tersebut dapat menampung sekitar 300 orang. “Para pengunjung dapat melaksanakan salat di mesjid ini,” kata Tri Persada H. Kaban. pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Perahu.
Masjid di ketinggian 2000 Mdpl itu, memiliki arsitek pada umumnya masjid di Indonesia. Namun untuk menambah kesan artistik, dinding dibalut dengan kayu.
Selain untuk solat lima waktu, menurut Tri, para pedagang dan pengunjung bisa melaksanakan salat Jumat di masjid itu. “Mungkin masjid yang besar di puncak gunung untuk di Jawa Barat baru ini. Kami dari pengelola ingin memberikan kemudahan bagi pengunjung muslim untuk beribadah,” paparnya.
Sementara itu Roy Ferdinan, bagian pengembangan kawasan menambahkan, meskipun di puncak gunung, untuk berwudhu tidak mengalami kesulitan. Air yang digunakan berasal dari sumber mata air Cikahuripan. “Rencana pembangunan mesjid ini sudah sejak awal pengembangan TWA, namun saat itu kami harus mencari tempat yang strategis,”jelasnya.
Fery, pengunjung asal Purwakarta mengungkapkan, dengan adanya masjid di TWA Tangkuban Parahu selain memberikan kemudahan untuk beribadah juga menjadi salah satu destinasi baru. Di balkon bagian selatan, pengunjung dapat berswa poto berlatar pemandangan hutan pinus. “Bagus, setelah salat, lanjut selfie,” ucapnya.(*/man)