Beranda PRO DESA Ilham Habibie: Peradaban dan Teknologi Saling Terkait

Ilham Habibie: Peradaban dan Teknologi Saling Terkait

338
0

PURWAKARTA-DR Ing Ilham Akbar Habibie MBA menyebutkan, peradaban dan teknologi adalah dua hal yang saling terkait.
“Teknologi baru bisa timbul karena tantangan dan kebutuhan baru. Kemudian teknologi baru itu akan membentuk peradaban baru,” kata Tokoh Nasional yang juga Pakar Kedirgantaraan ini saat menjadi Keynote Speaker pada Seminar Nasional Teknik Mesin (SNTM) 2018 yang digelar Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Texmaco Subang bekerja sama dengan Ikatan Alumni Mekanik (Ikame) Polman Bandung, Sabtu (29/4).

Seminar yang digelar di Prime Plaza Hotel Kota Bukit Indah tersebut, mengangkat tema Building Civilization with Technology. Tema ini pula yang kemudian dibahas tuntas putra Presiden RI ke-3 BJ Habibie ini.

Pun halnya dengan materi yang disampaikan dua pembicara lainnya, yakni Cecep Sukma Sulaeman dari Kyocera Asia Pacific PTR LTD Cutting Tools Division dan Wildan Novianto A.Md ST yang merupakan National Technical Improvement Manager PT Coca-cola Amatil Indonesia.
Disebutkan Ilham Habibie, ada lima megatrend global yang menjadi tantangan utama yang dapat mengubah dunia. “Kelimanya adalah urbanisasi yang tumbuh dengan cepat, perubahan iklim dan kelangkaan sumberdaya, pergeseran kekuatan ekonomi global, perubahan demografi dan sosial, dan terobosan teknologi. Di mana kelimanya dipengaruhi dan dapat dijawab dengan penggunaan teknologi,” ujarnya.

Dijelaskannya, peradaban di masa mendatang harus bersifat inovatif di mana aktor utamanya adalah para inovator di bidang apa pun. “Ada pun wahana peradaban inovatif itu adalah Usaha Kecil dan Menengah (UKM). “Yakni UKM di sektor ekonomi kreatif yang lebih banyak menggunakan teknologi, UKM rintisan atau start-up yang diberdayakan dengan teknologi, dan industri berdasarkan teknologi yang bermitra dengan UKM,” kata Ilham.

Secara khusus Ilham juga mengapresiasi STT Texmaco yang sukses menyelenggarakan SNTM 2018 untuk pertama kalinya. “Ini sangat menarik. Saya kira Insya Allah ini bisa mendidik. Jadi ada manfaat untuk anak-anak (STT Texmaco, red) dan juga para peserta pada umumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua STT Texmaco Ir Eka Purwanda M.Si mengatakan SNTM 2018 adalah seminar perdana yang diselenggarakan STT Texmaco. “Sambutannya luar biasa. Bahkan hingga H-2 kami masih banyak menerima pendaftaran, baik yang ingin menjadi peserta mau pun yang mengirimkan makalah,” kata Eka.

Dirinya berharap para peserta SNTM 2018 dapat menyerap berbagai informasi, khususnya yang disampaikan pembicara utama. “Para peserta juga dapat mencontoh ketekunan beliau dalam mewujudkan Pesawat R80 yamg merupakan kombinasi antara kegigihan, pantang menyerah, dan penerapan teknologi sehingga bisa mengharumkan Indonesia,” ujarnya.

 

SNTM 2018 sendiri mampu menyedot animo peserta hingga memadati Aula Prime Plaza Hotel yang berukuran luas. Para peserta yang didominasi mahasiswa teknik ini pun saling berebut mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab.

Yang tak kalah istimewa, tercatat ada belasan kampus yang mengirimkan makalahnya pada SNTM 2018 ini. Di antaranya, STT Texmaco, Universitas Pancasila Jakarta, Universitas Gajah Mada, Uiversitas Syah Kuala Aceh, Akademi Teknik Warga Surakarta.

Adapula AKMI Cikarang, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Udayana Badung Bali, Universitas Muhammadiyah Gresik, Pusat Penelitian Terapan Listrik dan Mekantronik LIPI, Universitas Islam Indonesia, Universitas Jember, STT Duta Bangsa, dan Unsika Karawang.(add/din)