Beranda BANDUNG Hari Ketiga Pencarian, Tubuh Damah Belum Ditemukan

Hari Ketiga Pencarian, Tubuh Damah Belum Ditemukan

83
0

SINDANGKERTA – Tim pencairan korban tanah longsor di Kampung Bonjot RT 3 RW 11 Desa Buninagara Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus melakukan pencarian tubuh korban, Rabu (7/3). Namun, hingga hari ketiga paska bencana longsor itu, tubuh korban Damah (41) belum bisa ditemukan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Dicky Maulana mengatakan untuk pencarian korban longsor di hari ketiga dihentikan pada pukul 14.30 WIB. Hal itu lantaran hujan kembali turun, jika dilanjutkan dapat membahayakan tim.

“Karena hujan, kami hentikan lebih awal,” kata Dicky melalui pesan singkatnya,

Dia mengaku sampai saat ini kesulitan mencari satu korban lagi dikarenakan lokasi longsor yang luas dengan dalamnya tanah yang menimbun korban. Untuk memudahkan pencarian, pihaknya bersama tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI dan Polri akan menurunkan alat berat.

“Tadi juga sudah ada bantuan dari Polda Jabar yang menurunkan anjing pelacak tapi tetap tidak ada tanda-tanda ditemukan korban. Mudah-mudahan dengan alat berat bisa lebih cepat menemukan korban,” terangnya.

Sementara itu, Dandim 0609 Kabupaten Bandung, Letkol Arh, Andre Wira Kurniawan mengatakan untuk memudahkan pencarian terhadap satu korban Damah yang sampai saat ini belum ditemukan. TNI akan menurunkan satu alat berat ke lokasi longsor.

“Saya sudah menghubungi untuk mendatangkan alat berat dan Insya Allah besok (hari ini-red) sudah bisa datang untuk memudahkan pencarian korban,” kata Andre usai meninjau lokasi lon

Dia berharap dengan adanya alat berat, pencarian tubuh korban lebih mudah dan cepat. Pasalnya, jika tidak menggunakan alat berat, pencarian cukup sulit mengingat lokasi longsor yang cukup luas.

“Upaya kita dari TNI bekerjasama dengan Polda Jabar terus melakukan pencarian. Bahkan, tadi juga sudah diturunkan 2 anjing pelacak untuk mencari korban. Anjing pelacak sudah berputar-putar yang difokuskan di lokasi dapur karena sesuai informasi dari saksi korban terakhir berada di dapur,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Hujan lebat yang terjadi Minggu (4/3) malam tepatnya sekitar jam 8 malam hingga jam 6 pagi Seni (5/3) menyebabkan tanah longsor di Kampung Boncet RT 03 RW 11 Desa Buninagara Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Akibat longsor tersebut, Sorang Ibu bernama Damah (41) dan anaknya Puja Nurbayanti (13) tewas karena tertimpa tanah longsor yang berasal dari tebing setinggi 300 meter. Jasad Puja ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB, sedangkan jasad ibunya hingga sekitar pukul 15.00 WIB masih dalam pencarian petugas.

Pantauan Pasundan Ekspres, setidaknya ada 7 Kepala Keluarga yang terkena dampak. Namun, longsor paling parah menimpa rumah milik Kuswandi (51) dimana yang menjadi korban adalah anak dan istrinya tersebut. Material longsor yang berasal dari bukit setinggi 300 meter itu meratakan bangunan rumah yang nyaris tanpa jejak denngan ketebalan material longsor 1-2 meter.

Sehingga, petugas evakuasi yang terdiri dari Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, TNI, Polri dan Basarnas dibantu warga setempat mengalami kesulitan untuk mencari korban lainya. (sep/tra)