Beranda PRO DESA Hajat Buruan Meriahkan HUT RI, Bentuk Syukur kepada Tuhan

Hajat Buruan Meriahkan HUT RI, Bentuk Syukur kepada Tuhan

48
0
EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES TRADISI: Warga meriahkan Desa Gudangkahuripan Hajat lembur yang dilaksanakn dalam rangka peringatan HUT RI,kemarin (27/8).

LEMBANG– Tradisi Tumpengan dalam ‘hajat buruan’ masyarakat Desa Gudangkahuripan Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT RI ke 72.

Kepala Desa Gudangkahuripan, Agus Karyana menyampaikan, kegiatan dilangsungkan warga Kampung Cihideung RW 03 Desa Gudangkahuripan Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat untuk peringatan HUT Kemerdekaan ke 72 Republik Indonesia serta pengadaan Hajat Lembur.

“Kegiatan ini yang utama dalam rangka peringatan kemerdekaan ke-72 juga masyarakat Kampung Cihideung RW 03 mengadakan hajat lembur,” ungkapnya.

Dikatakan Agus, dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Sang Pencipta, membangun silaturahmi, serta untuk menjaga alam semesta.

“Yang utama puji syukur kepada Allah atas segala kenikmatan yang diberikan, kedua membangun silaturahim, yang ketiga menjaga alam kalau kita tidak menjaga alam ini bahaya,” ujarnya.

Sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta, ia menuturkan, disertai dengan tradisi Tumpengan dalam kegiatan tersebut.

“Tumpengan ini ya memang puji syukur terhadap sang pencipta berupa yang telah diberikan keberkahan-keberkahan selama ini,” tuturnya.

Soal keberadaan tumpeng di tengah pelaksanaan kegiatan, ia menerangkan, Tumpengan sudah menjadi tradisi di Desa Gudangkahuripan sebagai bentuk kesamaan rasa yang merata.

“Ini sudah jadi tradisi di Gudangkahuripan, acara ini memang khusus kita berdoa, kita duduk bareng makan bersama, jadi satu rasa satu rata,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, ia menghimbau, masyarakat mesti bisa menjaga silaturahmi, kebersamaan, serta memberi dukungan kepada pemerintahan desa dalam mewujudkan masyarakat yang rukun.

“Menjaga silaturahim, menjaga kebersamaan, baik dalam mendukung program-program pemerintahan desa maupun dalam kehidupan mereka bertetangga sehingga terjadi kerukunan diantara satu dengan yang lain,” paparnya.

Agus berharap, melalui kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan ke 72 Republik Indonesia dan Hajat Lembur warga Desa Gudangkahuripan disertai tradisi budaya Tumpengan, masyarakat tidak menjadi tamu di tanahnya sendiri.

“Masyarakat dalam pembangunan dan kemajuan supaya jangan jadi tamu di tanahnya sendiri,” pungkasnya.(eko/ded)

EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES

TRADISI: Warga meriahkan Desa Gudangkahuripan Hajat lembur yang dilaksanakn dalam rangka peringatan HUT RI,kemarin (27/8).