Beranda BANDUNG Gagal dari Independen, Adly Siap Maju Dari Parpol

Gagal dari Independen, Adly Siap Maju Dari Parpol

25
0
ASEP IMAM MUTAQIN/PASUNDAN EKSPRES BANGUN KOMUNIKASI: Adly Fairuz menyatakan kesiapanya maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2018 melalui jalur Partai Politik (Parpol).

NGAMPRAH – Setelah tidak lolos menjadi Calon Wakil Bupati (Cawabup) mendampingi Masri dari jalur perseorangan (Inpenden), akhirnya artis ibu kota Adly Fairuz menyatakan kesiapanya maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2018 melalui jalur Partai Politik (Parpol). Hal itu diungkapkan Asep Ridwan selaku kuasa hukum Adly Fairuz kepada Pasundan Ekspres di Ngamprah, Kamis (7/12).

“Melalui surat kuasanya kepada saya, yang ditandatangi oleh Haji Ahmad Adly Fairuz pada tanggal 1 Desember 2017, salah satu isinya beliau siap maju jadi Cawabup dari partai politik,” katanya.

Meski belum pasti partai mana yang akan mengusung artis kelahiran Jakarta 14 April 1987 itu untuk maju menjadi Cawabup, namun saat ini pihaknya sudah melakukan penjajakan dengan sejumlah partai mulai dari tingkatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) hingga tingkat Kabupaten.

“Kita sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai. Tapi karena setiap partai memiliki jagoannya masing-masing, kita hanya bisa menunggu. Karena target pak Adly itu hanya menjadi Cawabup,” ujarnya.

Asep pun menyebut untuk suksesi sudah menyiapkan dana kampanye sebesar Rp20 miliar jika ada partai yang siap meminang kliennya tersebut. Dana kampanye itu akan dikeluarkan setelah ada kepastian surat rekomendasi dari partai politik yang mengusung Adly menjadi Cawabup partai tersebut.

“Untuk dana kampanye sudah siap uang Rp20 Miliar. Dana itu akan dikeluarkan setelah ada rekom dari partai untuk pak Adly menjadi cawabup. Nantinya, uang itu akan masuk ke rekening tim pemenangan sesuai surat kuasa yang diberikan oleh H. Ahmad Adly Fairus kepada saya,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Adly Fairuz yang berpasangan dengan Masri dinyatakan tidak lolos oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB untuk menjadi pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati dari jalur independen. Karena pasangan ini tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi paslon dari independen.

Ketua KPU KBB, Iing Nurdin mengatakan hanya ada satu paslon dari jalur independen yang dinyatakan lolos. Pasangan tersebut, yaitu Ikke Dewi Sartika dan Uben Yunara Dada Priatna. Sedangkan, ketiga pasangan lainnya, yakni Zaenal Abidin-Asep Ridwan, M Rauf-Wawan, dan Masri yang berpasangan dengan artis ibu kota Adly Fairuz tidak bisa memenuhi syarat penyerahan berkas dukungan.

“Penyerahan berkas dukungan dibuka tanggal 25 November dan ditutup 29 November 2017. Hanya satu pasangan yang memenuhi berkas dukungan,” kata Iing.

Pasangan Ikke-Uben menyerahkan berkas dukungan sesuai dengan yang disyaratkan, yakni minimal 76.409 KTP yang tersebar di 16 kecamatan. Selanjutnya, KPU melakukan verifikasi administrasi yang akan ditindaklanjuti dengan verifikasi faktual.

Verifikasi faktual akan dilakukan pada 12-25 Desember 2017. Petugas KPU KBB akan mendatangi door to door untuk mencocokkan KTP dalam berkas dukungan dengan pemiliknya.

“Jika sesuai, pasangan tersebut bisa mendaftar ke KPU sebagai calon bupati/wakil bupati bersamaan dengan bakal calon dari partai politik mulai 8 Januari 2018,” ujarnya.(sep/tra)