Beranda BISNIS Faber-Castell Hadirkan Kampanye #Art4All

Faber-Castell Hadirkan Kampanye #Art4All

46
0

SUBANG- Perkembangan jaman yang kian dinamis, mendorong sebuah fenomena baru, bahwa kesuksesaan seseorang tidak hanya ditentukan oleh faktor akademis, dalam sebuah riset yang dilakukan oleh Partnership for 21st Century Learning dijelaskan bahwa perkembangan di abad 21, seseorang tidak hanya di tuntut memiliki kemampuan Learning & Thinking Skill, dan beberapa elemen lainnya, namun juga Life Skill, dimana kemampuan Life Skill ini dapat di tumbuhkan melalui meningkatkan kemampuan otak kanan kita.

Riset yang dilakukan IBM, menunjukan bahwa tantangan untuk menjadi sukses adalah memiliki kreativitas.

Sementara dalam sebuah penelitian yang dilakukan The Association for Supervision and Curriculum Development (ASCD)2, dikemukakan bahwa siswa yang terlibat dalam pendidikan seni menunjukkan bahwa mereka belajar berkomunikasi secara efektif dan belajar menjadi seorang pendengar yang baik. Serta, secara tidak langsung siswa yang mengikuti pendidikan seni juga lebih siap dalam menghadapi dunia kerja.

Menjadi kreatif, tidak hanya berhubungan dengan salah satu unsur seni, dan umur. Jiwa kreatif dapat tumbuh di semua individu, tanpa melihat batasan.

Hal itu yang menjadi alasan untuk Faber-Castell untuk terus mendorong generasi kreatif di Indonesia. Sebagai produsen alat tulis tertua dan terbesar di dunia, Faber-Castell memiliki komitmen kuat dalam mendorong dunia pendidikan dan kreativitas di Indonesia, di awali pada awal tahun 2000, atau sejak 17 tahun silam, Faber-Castell di Indonesia menghadirkan beragam kegiatan dan program yang terkait dengan seni dan kreativitas.

Diantaranya melalui pelatihan yang dilaksanakan di tingkat sekolah, dari ujung timur Indonesia hingga tapal batas di Marauke, dimana ribuan bapak ibu pengajar tiap tahunnya ikut serta dalam beragam kegiatan berkonsep workshop guru.

Di sini kami hadir, memberikan materi-materi sederhana, yang menarik dan ternyata dapat secara instan, melahirkan kemampuan dan pola pikir, bahwa menjadi kreatif tidaklah susah.

Harapan kami, peranan bapak/ibu guru sebagai lini terdepan dalam pola didik, nantinya dapat menularkannya kepada peserta didik.
Gambar Sebagai Aktualisasi Diri dan Manfaat lainnya. Salah satu bentuk kegiatan yang kami hadirkan dalam workshop guru dan kegiatan lainnya, adalah dengan bentuk kegiatan menggambar dan mewarnai.

Di banyak penelitian, diketahui bahwa menggambar & mewarnai memilki banyak manfaat bagi jiwa & pikiran seseorang. Sebagai alat bercerita, secara sadar atau tidak, gambar dapat menjadi medium termudah bagi seseorang memaparkan sebuah alur cerita, dan terkadang sebuah objek gambar juga sekaligus mengandung pesan emosianal dari pembuatnya.

Menggambar juga ternyata bisa menumbuhkan kebahagian, memperbaiki kualitas kehidupan dan mendorong kemampuan verbal dan ingatan, seperti yang di ungkap Beard (2001).

Tidak kalah penting bahwa kegiatan menggambar juga merupakan cara untuk meningkatkan kreativitas, yang sangat dibutuhkan khususnya usia dini, dimana dalam usia dini, merupakan usia yang sangat tepat untuk menumbuhkan keativitas.

Di usia dini, selain melakukan kegiatan edukasi, kami juga menghadirkan perlombaan melalui lomba gambar bertaraf nasional, dengan menghadirkan wisata edukasi dengan berkunjung keluar negeri.

Faber-Castell juga berupaya secara berkelanjutan menghadirkan program dan kegiatan yang terkait dengan menggambar dan eksplorasi warna, tidak hanya untuk usia dini, namun juga untuk tingkatan dewasa dan keluarga.

Di tingkatan pelajar dan dewasa, kegiatan menggambar dengan tema-tema keseharian yang kini menjadi hal penting di generasi millineal, kami angkat menjadi topik gambar.
Harapannya, tidak hanya agar gambar-gambar tersebut memiliki pesan moril yang mudah untuk dicerna, namun menjadi bukti bahwa generasi saat ini juga dapat membuktikan dirinya melalui kegiatan positif.

Untuk tingkatan keluarga, kami menghadirkan kegiatan “FamilyArtCompetitions” yakni kegiatan dimana si kecil dapat membuat craft bersama keluarga, sebuah kegiatan yang di tujukan untuk mendorong adanya “time well spent” yang mungkin mulai terabaikan dengan tingginya aktivitas harian dan penggunaan gadget saat ini.

Menulis Untuk Mendorong Hadirnya Penulis Indonesia Baru
Tidak hanya terkait dengan seni gambar, kami juga menghadirkan kegiatan yang terkait dengan dunia sastra, kami menyakini meski dengan tingginya penggunaan teknologi, menulis secara manual masih menjadi favorit bagi para pencintanya.

Kecintaan para penggiat sastra atas menulis manual ini, dapat di lihat melalui tingginya animo yang hadir dalam setiap kegiatan perlombaan menulis cerpen yang di adakan Faber-Castell. Tidak kurang ribuan karya mengikuti perlombaan yang berhadiah jutaan rupiah ini. Namun, bukan hanya menghadirkan nilai material rupiah, kami juga mengaktualisasikan seluruh karya pemenang dalam sebuah buku yang diterbitkan dan distribusikan secara profesional, dengan harapan hal ini merupakan langkah pembuka bagi mereka, untuk hadir dalam pentas dunia sastra Indonesia yang lebih besar lagi. (opl/rls/ysp/ded)