Beranda BANDUNG E-government Diterapkan di Anggaran Perubahan

E-government Diterapkan di Anggaran Perubahan

46
0
Yayat T Soemitra

NGAMPRAH – Penerapan pelaksanaan sistem elektronik government (e-government) pada perencanaan dan pelaksanaan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, sudah bisa dilaksanakan di anggaran perubahan tahun 2018. Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas Bupati Bandung Barat, Yayat T Soemitra kepada Pasundan Ekspres, akhir pekan lalu.

Menurutnya, penerapan sistem e-government itu sudah di proyeksikan pada tahun anggaran murni 2019. Namun, sebenarnya, sistem tersebut sudah bisa di terapkan pada tahun anggaran perubahan 2018 ini.

” Kami memproyekskan pada anggaran murni 2019 sudah bisa diterapkan, nah saya inginnya perubahan 2018 sudah digunakan,” katanya.

Adapun alasan ingin segera menerapkan sistem tersebut tak lain karena baik sistem maupun Sumber Daya Manusia (SDM) sudah siap. Sehingga, jika dilaksanakan lebih cepat akan lebih baik.

“Jika sudah siap kenapa harus nanti, kita terapkan saja perubahan 2018. Efisiensi akan lebih cepat terwujud,” ujar Yayat yang akan habis masa jabatannya pada 17 Juli 2018 mendatang.

Yayat menambahkan, penerapan e-goverment ini sudah melalui beberapa tahapan seperti studi banding ke Banyuwangi. Sejak awal tahun penyiapan sudah dilakukan di Dinas Komunikasi dan Informasi KBB.

“Saya inginnya minimal drafnya selesai, perkara akan dilanjutkan oleh pemerintahan terpilih silahkan saja. Terpenting saya ingin memberi perubahan pada sisem birokrasi di Bandung Barat,” jelasnya.

Pada penerapan sistem e-government ini, lanjut Politisi PDIP ini, Pemkab Bandung Barat memiliki 300 program dengan melibatkan 2000 kegiatan. Namun hal itu jauh berbeda dengan Kabupaten Banyuwangi yang hanya memiliki 230 program dengan melibatkan 3000 kegiatan.

“Artinya program itu tidak perlu banyak, yang penting kegiatannya banyak dan bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (sep/tra)