Beranda PRO DESA Dorong Pemuda Jadi Petani

Dorong Pemuda Jadi Petani

125
0

KARAWANG-Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat, Ahmad Syaikhu menyebut pembangunan perekonomian pertanian terancam jika para pemudanya sudah tidak berminat lagi pada sektor tersebut. Oleh sebab itu diperlukan motivasi kepada pemuda agar mau bertani.

Menurut Syaikhu, pembangunan ekonomi akan terancam, khususnya sektor pertanian, jika para pemudanya tidak berminat terhadap sektor tersebut. Apalagi, jika sektor pertanian tak lagi mampu mensejahterakan petani.

“Tentu akhirnya orang akan meninggalkan pertanian, dan kita akan menjadi konsumtif, menkonsumsi saja dengan mengandalkan impor,” kata Syaikhu saat berkunjung ke Kampung Cilaksana RT 009 RW 004, Desa Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Selasa (13/3).

Keadaan tersebut, lanjutnya, menjadi sebuah ironi bagi sebuah negeri, khususnya Jawa Barat, yang mempunyai lahan sangat subur. Terlebih, pihaknya ingin Jabar mempunyai lahan pertanian abadi.

“Boleh dipindahtangankan, tapi peruntukkannya adalah untuk pertanian,” katanya.

Oleh karenanya, menurutnya, perlu menanamkan paradigma dan memotivasi kepada para pemuda dan petani terhadap sektor pertanian. Pemerintah daerah juga perlu turun tangan untuk melakukan pendampingan dan memberikan solusi, termasuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kalau ini terjadi, maka survival akan tetap ada. Jangan sampai petani ini mandiri. Mereka tidak akan mampu ketika menghadapi tengkulak, takluk kepada tengkulak, dan akhirnya hasil pertanian dibeli dengan sangat murah,” tandasnya.

Ketika ditanya terkait debat pertama, Syaikhu menyebut Debat Pilkada Jabar Pertama yang digelar di Gedung Sabuga, ITB, Senin (12/3) malam, penuh dengan persahabatan.

“Debat semalam adalah debat yang penuh persahabatan. Ini juga menjadi suatu hal yang tidak mengindikasikan kerawanan di Jawa barat,” katanya.

Menurut Syaikhu, para pasangan calon (paslon) sudah biasa berkomunikasi. Sehingga, ia berharap dengan debat tersebut seluruh paslon mempunyai kesamaan untuk membangun Jabar lebih baik. “Begitu juga mewujudkan pilkada yang elegan,” katanya.

Sementara itu, untuk bersiap menyongsong debat pilkada kedua, ia terus terjun ke tengah-tengah masyarakat untuk menyaring aspirasi dan solusi. Termasuk berkunjung ke beberapa tempat di Karawang. (use/tra)