Beranda FEATURE Dibalik Penemuan Bunga Langka di Pintu Air Gondang Desa Mekarwangi

Dibalik Penemuan Bunga Langka di Pintu Air Gondang Desa Mekarwangi

186
0
DADAN RAMDAN/PASUNDAN EKSPRES LANGKA: Rahmat Saefuloh menunjukan bunga langka yang ditemukan di sekitar Pintu Air Gondang Desa Mekarwangi Kecamatan Pagaden Barat.

Mirip Bunga Bangkai, Namun Tidak Berbau

Warga Desa Mekarwangi Kecamatan Pagaden Barat digegerkan dengan penemuan bunga langka tak jauh dari pintu air Gondang. Hingga saat ini warga belum mengetahui nama bunga unik tersebut.

DADAN RAMDAN, Subang

PAGI itu, Rahmat Saefuloh tak mempunyai firasat apa-apa. Sebagai petugas pintu air, seperti biasa pada pagi hari dirinya bertugas mengontrol. Namun beberapa langkah dari pintu air, ia dikejutkan dengan munculnya tunas yang berukuran cukup besar.
Padahal hari-hari sebelumnya, Rahmat mengaku tak melihat hal-hal mencurigakan di lokasi tersebut. Setelah diamati, tunas itu tumbuh menyerupai bunga bangkai yang memiliki nama ilmiah Amorphophallus titanum Becc.

Namun pada Senin (27/11) lalu, bunga itu tak sengaja terlihat. Rahmat bersama rekan-rekannya sesama petugas penjaga pintu air belum memastikan nama bunga tersebut.
“Bunga ini pertama kali saya lihat Senin (27/11) kemarin. Saat itu langsung saya amati. Rupa bunga ini seperti bunga bangkai, tapi saat didekati tidak tersengat bau tak sedap,” ujar Rahmat kepada Pasundan Ekspres.
“Sepertinya Bunga Bangkai tapi tak tahu persisnya apa nama bunga itu,” lanjutnya.

Seperti diketahui, bunga bangkai atau suweg raksasa merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatera. Bunga bangkai juga dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia. Meski catatan menyebutkan bahwa kerabatnya, A. gigas (juga endemik dari Sumatera) dapat menghasilkan bunga setinggi 5 meter. Bunga jenis ini disebut bungai bangkai karena mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk. Padahal bau tersebut sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat untuk menyerbuki bunganya.

Kibut sering dipertukarkan dengan patma raksasa Rafflesia arnoldii. Mungkin karena kedua jenis tumbuhan ini sama-sama memiliki bunga yang berukuran raksasa. Keduanya sama-sama mengeluarkan bau yang tak enak. Jenis-jenis Amorphophallus juga dapat dijumpai pada hutan hujan tropis di Stasiun Penelitian Hutan Tropis (SPHT) Taman Nasional Kayan Mentarang di Lalut Birai, Desa Long Alango, Kecamatan Bahau Hulu, Kabupaten Malinau.(dan/din)