Beranda BANDUNG Desa Wangunharja Bangun 14 Rutilahu

Desa Wangunharja Bangun 14 Rutilahu

37
0

LEMBANG– Pemerintah Desa Wangunharja bangun 14 unit rumah tidak layak huni, yang di biayai oleh donatur dari salah satu negara di timur tengah.
Sholeh Abdullah Pelaksana Lapangan pembangunan rutilahu tahun 2017, mengatakan di Desa Wangun Harja Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat sedang dilaksankan pembangunan rutilahu.
“Pada tahun 2017 ini, kami membangun kembali rutilahu sebanyak 14 unit rumah,” ujarnya.

Dikatakan Sholeh, pembangunan dilakukan bagi warga yang mengajukan permohonan bantuan, kepada pemerintahan desa untuk pembangunan rutilahu.

“Awalnya warga mengajukan lalu ditampung di desa, nanti dicek terkait bangunannya sebagai bukti fisik,” jelasnya.

Ia mengakui, pembangunan rutilahu tersebut menggunakan dana dari donatur Timur Tengah, dengan dana bantuan sebesar Rp15 juta melalui Pemerintahan Desa untuk setiap unit bangunan rumah.

Sholeh menambahkan, awalnya ketika masih dari kementrian sosial, untuk pembangunan Rutilahu diberi anggaran hanya sepuluh juta untuk setiap unit bangunan.

Seiring proses pengerjaan pembangunan Rutilahu, lanjut Sholeh, untuk anggaran Rp. 10.000.000 dari Kementrian Sosial masyarakat banyak yang merasa keberatan.
“Selama prosesnya ternyata anggaran sepuluh juta sangat minim, banyak masyarakat yang berat untuk tambahannya,” ungkapnya.

Karena banyaknya warga yang membutuhkan bantuan merasa keberatan dengan minimnya dana bantuan, pihak Pemerintahan Desa Wangunharja kembali mengajukan untuk tambahan dana.
“Kita ajukan kembali karena banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan terbilang sudah tidak produktif seperti janda tua dan mereka berat untuk tambahannya, disambungkanlah kita secara langsung dengan donatur dari Timur Tengah dan disepakati mendapat bantuan lima belas juta per-rumah,” terangnya.

Sementara itu, Eli Nur Aila warga Kp Cibeureum RT 03 RW 02 Desa Wangunharja Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat merasa bahagia karena rumahnya mendapat bantuan rutilahu.
“Dulu rumah saya tidak layak huni jadi mendapat bantuan dari pemerintah. saya senang sekali,” ucapnya.

Kepala desa Wangun Harja Dede Hermawan, mengatakan dengan adanya kerjasama baik dengan negara timur tengah, sudah ratusan rutilahu dibangun. Oleh karena itu, pihaknya siap menjadi desa yang bebas rutilahu pada tahun 2019.
“Saya bangun bukan hanya di desa ini aja, saya juga bantu desa tetangga, misalnya Desa Cikidang kami fasilitasi untuk pembangunan rutilahu. Bahkan salah satu desa di Subang pun kami fasilitasi untuk membangun mesjid,”paparnya.(eko/ded)