Beranda LINTAS JABAR Dedi Tak Anggap Ridwan Kamil Saingan

Dedi Tak Anggap Ridwan Kamil Saingan

147
0
MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES DEKLARASI. Salah satu Reklame Ridwan Kamil di Purwakarta. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tidak menganggap Walikota Bandung Ridwan Kamil sebagai saingan di bursa Pilgub 2018 mendatang.

PURWAKARTA – Nama Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi digadang-gadang menjadi rival untuk maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat pada Tahun 2018 mendatang.

Meski dua nama ini terlihat ramai dibicarakan media, Bupati Purwakarta yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku tidak menganggap Walikota Bandung Ridwan Kamil yang sudah diusung oleh Partai Nasdem itu sebagai saingan.

“Saya tidak memandang bahwa dalam politik itu ada saingan. Kenapa harus disebut saingan?, Faktanya, semua berbuat kebaikan kepada masyarakat, jadi ini bukan persaingan individu,” kata Dedi.

Ditambah menurut pria yang akrab disapa Kang Dedi tersebut, sampai saat ini dirinya belum mendeklarasikan diri untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018, sehingga dirinya tidak merasa bersaing dengan siapapun.

“Saya tidak menganggap siapapun sebagai saingan. Apalagi saya belum menyatakan untuk mencalonkan diri,” katanya.

Budayawan Sunda tersebut menyerahkan keputusan terkait Pemilihan Gubernur Jawa Barat kepada DPP Partai Golkar. Ia sendiri mengaku masih dalam posisi menunggu keputusan dari partai yang menaunginya tersebut.

“Kita tunggu saja keputusan DPP seperti apa, kalau saya sih sering menyampaikan, ada dua hal yang harus diperhatikan. Pertama, kehendak alam dan kedua kehendak Allah,” pungkasnya.

Persaingan antara Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil itu sendiri membuat Lembaga Indeks Politica melakukan analisa tersendiri. Dalam keterangannya, Direktur Eksekutif Indeks Politica, Denny Charter menyebut
dari banyak nama yang disebut media bakal mengikuti kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Barat, kedua nama tersebut dinilai paling banyak mengundang perhatian netizen.

“Pembicaraan terkait Pilgub Jawa Barat sudah hampir menyamai Pilgub DKI Jakarta yang sudah memasuki putaran kedua saat ini,” ujarnya.

Berdasarkan pantauannya, Indeks Politica mencatat, Share of Voice Ridwan Kamil sebesar 33,74% disusul Dedi Mulyadi dengan 25,01%. Adapun terkait sentimen pembicaraan di media sosial, Dedi Mulyadi unggul dengan angka 30,18;7.62, disusul oleh Ridwan Kamil di angka 15.47;5.12.

Sebaran berita di media online yang tercatat dari keduanya pun terhitung berimbang dengan angka 41,05% untuk Ridwan Kamil dan 31,83% untuk Dedi Mulyadi.

Kedua tokoh ini dinilai sukses membangun citra baik bagi daerah yang mereka mimpin. Dedi Mulyadi disebut berhasil membangun Purwakarta menjadi kabupaten artistik, sementara Ridwan Kamil disebut bisa menata
Kota Bandung menjadi rapi. “Keduanya punya citra positif,” singkatnya menutup. (mas/epl)