Beranda PRO DESA Dana Desa Tahap Satu Segera Cair

Dana Desa Tahap Satu Segera Cair

68
0

PURWAKARTA– Kepala Seksi (Kasi) Pendapatan Kekayaan Desa,Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemkab Purwakarta, Yusuf Ismail menegaskan Dana desa tahun 2018 di Kabupaten Purwakarta tahap I sebesar 20 %,segera bisa dicairkan sepekan kedepan.

Hal itu ditegaskan Yusuf Ismail kepada Pasundan Ekspres disela sosialisasi SOTK Pemerintahan Desa di aula Kecamatan Plered , Selasa(10/4) kemarin.

Diterangkanya,sesuai intruksi Presiden yang tertuang dalam SKB 4 menteri bahwa dana desa, dilakukan dengan padat karya tunai.

“Tujuanya untuk dikerjakan masyarakat untuk memberdayakan masyarakat. Untuk Kabupaten Purwakarta saat ini dana desa tinggal transfer dari rekening daerah ke rekening desa,” terang Yusuf Ismail.

“Saat ini kita sudah menerima berkas laporan pengajuan 140 desa dari 183 desa yang ada di Kabupaten Purwakarta,hingga saat ini kita masih menunggu berkas ajuan dari 43 desa yang belum masuk,” imbuh Yusuf Ismail.

Disebutkan Yusuf Ismail, syarat pencairan dana desa, tahap satu salah satu syaratnya melampirkan Perdes tentang APBDes, dari RAPBDes, dan laporan SPJ tahun 2017.
“Besaran dana desa untuk Kabupaten Purwakarta,menhentuh angka Rp143 Milyar lebih,kalau angka pastinya ada di DPKAD,” ujar Yusuf Ismail.

“Soal pengawasan penggunaan dana desa,akan melibatkan institusi kepolisian,dan Kejaksaan,” lanjutnya.

Setelah tahap pertama cair tahap 2 dan tahap 3,akan menyusul besaranya di kucuran pencairan dana desa tahap 2 dan 3 ini,besaranya 40 %,dengan syarat pencairan melamlirkan SPJ,penggunaan dana desa tahap 1, dan seterusnya secara berjenjang, mengenai waktu tahap 1 April-Juni,tahap 2 bisa dicairkan pada bulan Agustus.

“Masing- masing tahapan,bisa langsung dipercepat asalkan secara administrasi SPJ, penggunaan anggaran sebelumnya dilampirkan. Untuk dilakukan pemeriksaan,jika SPJ telat,maka pencairan tahap berikutnya juga akan alami hambatan,”terangnya.

Menyikapi soal materi sosialisasi yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang hari ini digelar di Aula kantor Kecamatan Plered, salah satunya mensosialisasikan Permendagri no 83 tahun 2014, tentang SOTK Desa. Isinya menyebutkan perangkat desa,harus berijazah minimal SMA,atau yang sederajat.

“Bagi yang hendak,melegalisasi ijazah,namun sekolahnya sudah tak beroperasi lagi,pihak Dinas Pemberdayaan Masharakat dan Desa akan membantu memfasilitasinya,” tutup Yusuf Ismail.(dyt/tra)