Beranda FEATURE Cerita Lain Dedi Mulyadi Berziarah ke Takam Pahlawan

Cerita Lain Dedi Mulyadi Berziarah ke Takam Pahlawan

103
0
MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES HORMATI PAHLAWAN: Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi melakukan tabur bunga di makam pahlawan tak dikenal.

Datang Khusus bagi Pahlawan Tak Dikenal

Sudah rutin setiap tahunnya, terutama pada momen HUT Kemerdekaan RI, ziarah ke makam pahlawan dilakukan para pejabat di Kabupaten Purwakarta. Termasuk yang dilakukan Bupati Dedi Mulyadi. Tradisi ini ia lakukan sejak menjabat Wakil Bupati Purwakarta, beberapa tahun 2013 silam.

MALDIANSYAH, Purwakarta

Di Taman Makam Pahlawan Sirnaraga, berlokasi di Jalan Taman Pahlawan, Purwakarta. Satu hari jelang HUT Kemerdekaan RI, lokasi ini selalu ramai dikunjungi, mulai dari pejabat hingga masyarakat.
Salah satunya adalah Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Tradisi ini Dia lakukan diluar kegiatan protokoler berupa kegiatan renungan suci yang biasa digelar bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) yang lain.
Berdasarkan pantauan, Dedi hadir dengan mengenakan kemeja putih, dasi merah lengkap dengan peci hitam dan membawa keranjang berisi bunga.
Namun, bukan makam pahlawan terkenal di Purwakarta yang dia taburi bunga, melainkan makam para pahlawan tanpa nama atau biasa disebut dengan pahlawan tidak dikenal.
“Ini mah kan kebiasaan saya sebelum tanggal 17 Agustus, biasanya saya datang kesini lebih dulu, ingin merefleksi keikhlasan mereka yang tidak dikenal dalam perjuangan, maka saya ziarahi,” ujar Dedi di makam salah satu pahlawan tak dikenal.
Selain merefleksi nilai ikhlas dalam berbangsa, cara ini Dedi nilai juga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan tak dikenal karena boleh jadi, tidak ada keluarga pahlawan tersebut yang datang untuk menziarahi.
“Mereka kan tidak ada yang menziarahi, jadi tadi sempat baca Al-fatihah dan surat yasin di makam mereka,” katanya menambahkan.

Sebagai bentuk penghormatan nyata, Dedi yang hadir ditemani oleh petugas dari Dinas Tata Ruang dan Pemukiman tersebut tampak membersihkan makam yang tidak terawat dan bentuk nisan yang terlihat sudah usang. Atas kondisi yang ia lihat, Dedi segera memerintahkan agar makam tersebut diperbaiki.
“Ini perbaiki, malu atuh, pejuang saja membela bangsa, masa nisannya kurang terawat,” tegurnya kepada petugas Dinas terkait sambil memperlihatkan nisan salah satu pahlawan tidak dikenal.
Penjaga Taman Makam Pahlawan, Dede Sukmana (41) menuturkan bahwa luas taman makam Sirnaraga ini sebesar 2 hektar. Didalamnya terdapat 79 makam pejuang yang tidak dikenal asal usulnya. Karenanya, tidak pernah ada pihak keluarga yang menziarahi baik setiap Idul Fitri maupun perayaan HUT RI.
“Kalau makam yang ada namanya di nisan, biasanya suka ada yang ziarah. Kalau yang tidak ada namanya, tidak ada sih setahu saya,” ungkap penjaga makam generasi keempat ini.(rls/mas/din)