Beranda PRO DESA Bupati Naikan BOP Aparat Desa

Bupati Naikan BOP Aparat Desa

32
0
VERRY KUSWANDI/PASUNDAN EKSPRES SAMBUT MAULID NABI. Pengajian menyambut Maulid Nabi 1438 H berlangsung khidmat di Desa Tambakan Kecamatan Jalancagak.

Pemdes Harus Kompak Layani Warga

SUBANG-Warga Desa Tambakan Kecamatan Jalancagak, melalui Pesantren At-Taufiqiyah menyambut Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriyah. Ratusan warga berkumpul untuk mendengarkan tausiyah dari Ustadz Mukmin Maung Subang dan penampilan santri At-Taufiqiyah Tambakan.

Bupati Subang Hj Imas Aryumningsih yang turut hadir, disambut hangat warga Desa Tambakan. Bupati Imas mengapresiasi Pesantren At Taufiqiyah dan warga Desa Tambakan yang lebih dulu menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H.

“Selain silaturahmi antar warga, makna Maulid Nabi bagi kaum muslimin, bermaksud mengingatkan dan mentauladani akhlak Nabi Muhammad SAW untuk diamalkan dalam kehidupan sehari,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengingatkan, aparatur pemerintahan desa harus kompak dalam melayani masyarakat. Terlebih akan adanya kenaikan biaya operasional untuk aparatur desa.

“Sebagai aparatur pemerintahan, jangan ragu melayani masyarakat. Sebab, akan ada kenaikan BOP untuk pengurus MUI, BKMM, RT, RW, Kepala Desa juga Linmas,” katanya.

Hal tersebut disambut baik Kepala Desa Tambakan Kaswita. Menurutnya, baru kali ini ada Bupati Subang yang memperhatikan BOP atau honor untuk Linmas atau hansip di desa.

“Selama ini Hansip atau linmas hanya ada pendataan saja, namun tidak ada honornya. Saya kira program ini bagus untuk terus dilanjutkan,” ungkapnya.

Mengenai pengajian, Kaswita mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung acara Maulid Nabi. Meski baru tanggal 1 bulan Mulud, tetapi sudah disambut masyarakat. Terlebih Pesantren At Taufiqiyah yang menjadi pelopor di tahun ini dalam memperingati Maulid Nabi 1438 H.

“Kita menyambut peringatan kelahiran Maulid Nabi Muhammad dan menjadi panutan umat muslim dengan Alquran dan Hadist yang diturunkan dari Alloh SWT,” katanya.

Sementara itu, dalam ceramahnya Ustadz Mukmin Maung Subang mengingatkan kepada seluruh jemaah untuk mengasihi anak yatim, apalagi yang menjadi santri. Kepada para pemimpin harus lebih memperhatikan pesantren dan santrinya, sebab seusuai tema yang diangkat ‘Apabila ulama telah tiada, maka santri yang akan tampil ke muka’.

“Mari bersama-sama, kita ciptakan generasi-generasi mutaqqin yang menjadi penerus para ulama dan kyai,” tegasnya.(vry)