Beranda SUBANG Bunga Refugia Tekan Populasi Hama

Bunga Refugia Tekan Populasi Hama

224
0

COMPRENG-Penyuluh pertanian di lingkungan BPP Compreng bersama dengan POPT Kecamatan Compreng melakukan perbanyakan refugia bunga matahari di BP3K Compreng kemarin (16/5).

Koordinator Penyuluh Kecamatan Compreng Rohayadi SP mengatakan seluruh penyuluh di wilayah Compreng melakukan perbanyakan tanaman refugia seperti bunga matahari, kenikir, wijen, aster, pacar air dan lain-lain.

Tanaman Refugia tersebut nantinya akan ditanam, saat persiapan musim tanam katiga yang seharusnya sudah mulai tanam di bulan ini.Tanaman bunga tersebut bermanfaat untuk mencegah populasi hama tanaman padi terutama wereng.

“Namun karena ada yang belum panen dan menghadapi bulan puasa, nampaknya para petani enggan memulai olah tanah, baru Desa Kiarasari saja itupun baru beberapa hektar,” ujar Rohayadi.

Rohayadi melanjutkan, sebelum di BP3K, pihaknya sudah mencoba tanaman bunga Refugia di Desa Jatireja dengan Refugia, kacang kedelai dan kacang hijau di pematang sawah.
“Hasilnya menunjukkan populasi hama dapat di tekan.” ujarnya.

Di wilayah Desa Sukadana di sepanjang aliran irigasi ditanami bunga-bungaan selain indah panen di Sukadana jadi melimpah. Tanaman padi tidak terserang hama dan penyakit tanaman.

Sementara itu Pengamat Organisme dan Penyakit Tanaman (POPT) Kecamatan Compreng Omsah Neelam Khyar SP berharap untuk musim tanam kali ini, petani bisa kompak dan serempak dalam pengolahan tanah demi hasil yang sempurna. “Jangan semai sebelum sumber inokulum hama penyakit dihilangkan, seleksi benih dan menanam bunga Refugia sebagai sentra penangkal hama wereng,” bebernya.

Sebab menurutnya, tanaman Refugia berfungsi sebagai tanaman penyedia makanan bagi musuh alami hama. “Jadi saat padi tumbuh diharapkan bunga Refugia sudah berbunga dan populasi hama dapat di tekan,” tambahnya.

Omsah menyebut selama Oktober 2017 hingga Maret 2018 hama penyakit dalam penanaman padi di Kecamatan Compreng dapat terkendali dengan hasil panen yang bagus. Program tanam bunga Refugia ini dapat dipertahankan terus. Semua petugas pertanian dapat bekerjasama dengan baik agar tujuan pengamanan produksi dan kedaulatan pangan dapat tercapai.

“Saya juga berharap OPT terkendali, lingkungan lestari, petani hepi,petugas pertanian diakui dan tenaga harian lapangan POPT serta tenaga harian lapangan PPL segera diangkat menjadi pegawai negeri,” pungkasnya. (ygi/dan)