Beranda KARAWANG Bulog Klaim Stok Beras Aman

Bulog Klaim Stok Beras Aman

43
0

KARAWANG-Kepala Bulog Karawang-Bekasi, Sulais mengklaim jika stok beras di gudang Bulog aman menjelang bulan ramadhan. Pasalnya, stok beras itu mencapai 30.000 ton, dengan perincian kualitas premium 20.000 ton dan medium sebanyak 10.000 ton.

“Stok beras aman sampai enam bulan ke depan untuk Karawang dan Bekasi,” ujar Sulais, Selasa (8/5

Sementara untuk mengendalikan harga beras di pasaran, lanjut Sulais pihaknya telah melakukan operasi pasar (OP) sejak April lalu dan gerakan stabilisasi harga pangan (GSHP). Namun lantaran OP berasal dari cadangan beras pemerintah (CBP), maka harus ada perintah dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) terlebih dahulu.

Sementara GSHP merupakan program Bulog yang sewaktu-waktu bisa dilakukan. “Target SHP kita tidak terbatas, karena stok kita masih aman,” katanya.

Menurut Sulais, tingginya harga beras maupun komoditas pangan lainnya lebih disebabkan perilaku pasar. Terlebih menjelang Ramadan, Idul Fitri, maupun hari besar lainnya. Sehingga, harga sulit untuk dikendalikan.

“Seharusnya pada panen raya seperti ini, harga turun. Tapi ini justru naik. Ini lebih pada perilaku pasar. Pembeli membeli bahan pangan diluar jumlah kebutuhan lantaran khawatir harga trus naik. Begitu juga dengan pedagang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Karawang melalui Dinas Pangan dan Tim Pengawasand Pangan Terpadu Kabupaten Karawang untuk mengendalikan harga dan menjamin pasokan komoditas pangan ke pasar.

Sementara itu, Sekretaris Tim Pengawasan Pangan Terpadu Kabupaten Karawang, Kadarisman mengatakan, kekhawatiran kenaikan harga timbul akibat penyimpangan sejumlah pasokan komoditas ke pasar-pasar. Bersama dengan kepolisian, pihaknya sudah beebrapa kali menggelar rapat dan fokus pada penyawasan pasokan ke pasar-pasar.

Kadarisman yang juga Kepala Dinas Pangan Kabupaten Karawang itu menjelaskan, pengawasan juga diwajibkan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pangan yang memiliki pegawai pengawas di pasar.

“Kami instruksikan mereka langsung mengawasi di pasar-pasar setiap hari, jangan sampai terlewat.

Untuk sementara, kata dia, hasil pengawasan harga dan pasokan sejumlah komoditas di pasaran masih aman. Meski demikian, ia mengimbau kepada para pedagang untuk tidak menaikkan harga terlalu tinggi pada Ramadan mendatang. “Pedagang kami imbau tidak menaikkan harga terlalu tinggi, normal saja,” tutupnya. (use/tra)