DADAN RAMDAN/PASUNDAN EKSPRES TINGKATKAN LAYANAN: Penandatanganan MoU antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, beberapa waktu lalu.

Melalui Program Trauma Center dengan Dinkes

SUBANG-BPJS Ketenagakerjaan terus membangun kerjasama dengan instansi dan lembaga pemerintah dalam rangka memudahkan penanganan kecelakaan kerja bagi pekerja formal maupun non formal.

Salah satunya dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dalam bidang percepatan penanganan kecelakaan kerja. Tak hanya itu, kerjasama kali ini juga melibatkan seluruh Puskesmas dan RSUD Subang.

Sebelumnya, BPJS Ketenagakerjaan telah melakukan sosialisasi terkait program Trauma Center dengan para Kepala Puskesmas di Kabupaten Subang.
“Dan hari ini (kemarin) kita baru tandatangani MoU-nya dengan Kadinkes Subang,” kata Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta, H Didi Sumardi.
Menurut Didi, salah satu tujuan kerjasama dengan Dinkes Subang, diantaranya dalam rangka mempercepat dan mempermudah pelayanan jaminan perlindungan ketenagakerjaan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja.

Sementara itu tujuan khusus Trauma Center antara lain meningkatkan kualitas pelayanan dan manfaat program JKK bagi peserta dan pengusaha, terlaksananya pelayanan kesehatan yang konprehensif proaktif dengan menerapkan sistem rujukan, terlaksananya pendataan, pencatatan dan pelaporan penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja, tersedianya fasilitas pelayanan kesehatan kerja dengan tenaga, sarana dan prasarana yang memadai, mempercepat proses penyelesaian klaim program JKK dengan tetap menjaga pengendalian biaya biaya tanpa mengurangi kualitas pelayanan.

Sedangkan tujuan umum Trauma Center, yaitu menjadi pusat penanggulangan kasus kecelakaan kerja dalam upaya untuk menurunkan derajat kecacatan dan angka kematian akibat kecelakaan kerja.
“Kita upayakan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa terlayani secepatnya yang ditangani oleh Puskesmas terdekat atau dirujuk ke RSUD,” ujarnya.

Adapun proses dan prosdur pelayanan pasien BPJS Ketenagakerjaan yaitu pasien atau pihak perusahaan melaporkan kepada petugas RS/PKM , petugas RS/PKM mengecek eligibilitas melalui sistem TC Online, perusahaan mengisi form dokumen pendukung dan melampirkan fotokopi KTP, kronologis kejadian, absensi hari kejadian disampaikan kepada BPJS Ketenagakerjaan dan RS/Puskesmas. Kemudian BPJS Ketenagakerjaan menerbitkan surat jaminan paling lambat 3×24 jam bila diperlukan merujuk ke Trauma Center dengan fasilitas yang lebih lengkap. (adv/dan/din)