Beranda FEATURE Berteknologi Laser, Terdengar Lantunan Lagu Jika Dinyalakan

Berteknologi Laser, Terdengar Lantunan Lagu Jika Dinyalakan

67
0
MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES CANGGIH: Air mancur Pesanggrahan Padjadjaran tepat berada di depan kantor Bupati Purwakarta menjadi daya tarik pengunjung setelah diresmikan, Sabtu (12/8). Air mancur ini memiliki teknologi seperti yang diterapkan dalam air mancur Sri Baduga.

Dibalik Pembangunan Air Mancur Pesanggrahan Padjadjaran di Purwakarta

Setelah sukses dengan pembangunan Taman Air Mancur Sri Baduga, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Sabtu (12/10) kemarin kembali meresmikan sebuah taman air mancur. Keberadaan air mancur baru ini diharapkan mengundang animo besar dari masyarakat luas untuk mengunjungi kabupaten terkecil kedua di Jawa Barat ini.

MALDIANSYAH, Purwakarta

Terletak di Taman Pesanggrahan Padjadjaran atau Alun-alun Kian Santang, di Jalan Mr Dr Kusuma Atmadja, air mancur ini memiliki nama yang sama dengan taman tersebut, yakni Pesanggrahan Padjadjaran.

Pesanggrahan sendiri merupakan kosa kata yang memiliki makna tempat beristirahat berupa rumah tinggal. Sementara Padjadjaran merupakan nama kerajaan yang pernah berjaya di tanah Sunda dan memiliki makna tempat yang setara.

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi yang hadir meresmikan air mancur tersebut, mengatakan, Peradaban Sunda sebenarnya memiliki keterikatan kuat dengan air. Ia mencontohkan Sungai Citarum yang memiliki manfaat besar bagi kehidupan, bukan hanya warga Jawa Barat melainkan juga luar Jawa Barat.
“Citarum bisa melahirkan Waduk Cirata, Waduk Jatiluhur. Jawa Barat ini juga banyak terdapat situ, di Purwakarta ada Situ Wanayasa, Situ Cikumpay, Situ Cigangsa. Karena itu, air ini harus menjadi tema dalam pembangunan. Makanya, di Purwakarta basis pembangunan pariwisatanya adalah air,” jelas Dedi.

Kegunaan air, lanjut Dedi, dapat menimbulkan ketenangan dan keteduhan dalam kehidupan sehari-hari apabila dikelola dengan baik. Dedi juga sempat mengatakan apabila air tidak terkelola dapat menimbulkan bencana seperti banjir, tanah longsor bahkan tsunami. Dedi mencontohkan, fakta bahwa air dapat menimbulkan ketenangan bagi orang yang sedang marah. Dari sini, muncul sebuah fakta teologis saat orang sedang marah, ia disunnahkan untuk berwudhu.
“Lihat saja, kalau ada anak kita sedang marah, siram saja pakai air. Suruh ambil air wudhu, pasti reda marahnya,” tegasnya.

Air mancur Taman Pesanggrahan Padjadjaran ini memiliki tinggi sembilan meter dan terbentang di sepanjang kolam air yang berada di Alun-alun Kabupaten Purwakarta tersebut. Setiap air mancur ini dinyalakan, akan terdengar lantunan lagu sebagai back sound yang dibawakan oleh grup musik binaan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bernama Emka 9.

Air mancur yang memiliki teknologi sama dengan Air Mancur Taman Sri Baduga ini pun dapat dinikmati oleh pengunjung setiap hari secara gratis. Siang hari, air mancur ini tidak akan menyajikan kilatan laser sebagaimana dapat tersaji pada malam hari.

Jika ingin menikmatinya, pengunjung diminta untuk tidak menginjak rumput taman dan tidak membuang sampah sembarangan.(*/din)