Beranda BISNIS Berkarya dengan Limbah Kayu

Berkarya dengan Limbah Kayu

87
0

Tiga Pemuda Dirikan Suluh Art Work

SUBANG– Bermodal kayu dari limbah palet tiga orang pemuda asal Kampung Nangkod Desa Kuwungluwuk Kecamatan Tanjungsiang Subang ini membuat kerajinan cetak foto dan jam kayu. “Berkarya Lewat Limbah Kayu” begitulah moto ketiganya meskipun berawal dari keisengan mencetak foto di kayu rupanya menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

Ketiga pemuda tersebut yakni Bubung, Rizal Buzrol dan Komar, mereka mulai mengolah limbah kayu sejak satu tahun yang lalu. Karena bahan bakunya adalah kayu sehingga diakui Bubung secara spontan mereka memberinama bisnis nya tersebut dengan nama “Suluh Art Work”. Selain membuat kerajinan cetak foto kayu dan jam dinding kayu mereka juga menerima pesanan pernak pernik lainnya.
“Kayu yang digunakan adalah kayu jati belanda yang berbeda dengan kayu jati pada umumnya dari segi seratnya. Kalo menurut saya sih lebih artistik,”jelas Bubung.

Selanjutnya Bubung menambahkan untuk cetak foto pada kayu akan memberikan nilai seni yang tinggi. Dengan hasil yang memuaskan yakni warna yang tahan lama dan tidak mudah luntur, foto langsung dicetak diatas kayu atau disebut dengan wood printing. Cetak foto pada kayu juga bisa dijadikan jam dinding tinggal ditambahkan jarum jam nya saja.

Sementara itu untuk ukuran cetak foto kayu dan jam dinding kayu bisa dipilih mulai dari ukuran 20×20 cm hingga 40x30cm. Untuk harga cetak foto kayu mulai dari Rp 55ribu hingga 110ribu dan untuk jam dinding Rp 85ribu hingga Rp 125ribu. Proses pengerjaannya dikatakan Bubung membutuhkan waktu hingga 3 hari.“Sampai sejauh ini Alhamdulillah peminat banyak yang berasal dari luar kota seperti Bandung, Jakarta, Bekasi dan paling jauh hingga ke Manado, “ungkapnya.

Terakhir Bubung dan kedua temannya berharap bisnis kerajinannya ini bisa berkembang, tidak hanya cetak foto kayus aja melainkan untuk furnitur minimalis dan hiasan rumah. (vny/tra)
.