Beranda KARAWANG BCA Resmikan KCP Resinda

BCA Resmikan KCP Resinda

222
0

KARAWANG-BCA terus meningkatkan pelayanan bagi nasabahnya. Salah satunya dengan meresmikan kantor pelayanannya di Resinda Mall Park, Karawang, Senin (12/3). Awalnya, BCA KCP Resinda ini akan diresmikan pada bulan Oktober 2017 lalu. Namun dengan pertimbangan tertentu terpaksa ditunda.

KCP Resinda ini awalnya akan menempati 2 buah ruko berlantai 2 yang berlokasi di Perumahan Resinda, Ruko Race Blok TA 5 No 1-2. KCP BCA ini merupakan yang ke-11 di Kabupaten Karawang, setelah sebelumnya sudah ada di daerah Bekasi, yakni KCPT, KCP Metro Jababeka, KCP Jababeka, KCP Pasar Cikarang, KCP Cibitung, KCP MM2100, KCP Karawang, KCP Galuh Mas, KCP Kosambi, KCP Rengkasdengklok dan KCP Resinda.

Kepala Cabang Pembantu BCA Resinda, Fiarnanysari mengatakan, hadirnya KCP BCA Resinda mampu memenuhi animo masyarakat Karawang yang membutuhkan urusan perbankan sekaligus memenuhi keperluan belanja di mall untuk pembayaran debit tunai atau melalui transfer rekening bank BCA. Selain itu, adanya kemajuan status cabang, yang sebelumnya Kantor Kas Resinda dan bernaung di bawah Kantor Cabang Pembantu Karawang, akhirnya berubah status menjadi Kantor Cabang Pembantu juga. Adapun skala dari Kantor Cabang Pembantu Karawang merupakan kelas A.

“Sedangkan kami kelas C sehingga memang “kakak kelas kami” jauh lebih besar dari segi aset, HRD dan luasnya,” tuturnya.

Kini, baik KCP Karawang dan KCP Resinda Park Mall, sama-sama berinduk pada KCU (kantor cabang utama) TLC Cikarang alias Kantor Cabang Utama Taman Lippo Cikarang yang kini sudah memiliki kurang lebih 4.000 nasabah.

Sementara keberadaan BCA KCP Resinda menjadikan momen ke bank menjadi lebih aman dan baik dalam segi pelayanan. Selain itu lebih bisa mengenal keperluan perbankan masyarakat Karawang sekaligus memperenalkan kepada mereka bahwa kredit itu simpel dan sangat berguna.

“Kita bisa memenuhi keperluan kita dengan memberdayakan rumah atau kendaraan via Kredit KPR Refinancing (rumah) dan lease back kendaraan (mobil). Sehingga aset mereka yang tadinya diam, bisa tumbuh menjadi aset yang berguna. Untuk kredit produktif, saya ingin mematahkan pandangan bahwa kredit modal kerja itu sulit didapat dan sulit. Padahal tidak ada yang sulit, selama semua dokumen lengkap dan perhitungan keperluan modal kerjanya memenuhi analisa bank. Sehingga KMK (kredit modal kerja) menjadi hal yang wajar untuk diajukan demi majunya usaha kecil dan menengah di Karawang dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.(ddy/din)