Beranda PURWAKARTA Baznas Distribusikan Zakat Bagi Guru DTA dan TPQ

Baznas Distribusikan Zakat Bagi Guru DTA dan TPQ

69
0

PURWAKARTA-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purwakarta mendistribusikan zakat kepada para Guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) dan Taman Pendidikan Alquran (TPQ) di Gedung Dakwah Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 79, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Selasa (12/6).

Tak ketinggalan, para pasapon (tukang sapu jalanan) dan penyandang disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Purwakarta turut menerima pendistribusian zakat tersebut.

“Alhamdulillah, seperti tahun-tahun sebelumnya Baznas dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada para guru DTA, TPQ, pasapon dan anggota Pertuni. Jumlah total lebih dari 600 penerima dan total yang disalurkan sekitar Rp 300 juta,” kata Ketua Baznas Purwakarta H Saparudin S.Fil.I kepada Pasundan Ekspres.

Saparudin menjelaskan, kegiatan semacam ini rutin dilaksanakan selama 10 tahun. “Namun, selama itu pula para guru ngaji tidak mendapatkan porsi sebagaimana mestinya dari pemerintah daerah, sehingga hal ini menjadi perhatian Baznas,” ujarnya.

Dijelaskannya, hal ini menjadi ironis ketika para guru ngaji mengajarkan apa itu karakter, apa itu akidah, apa itu perbuatan baik dan buruk, namun nasibnya kurang baik. “Karena itu pula Baznas memberikan santunan kepada mereka yang sudah 10 tahun ini tidak disantuni pemerintahnya,” kata dia.

Dirinya mengapresiasi kebijakan Pejabat (Pj) Bupati Purwakarta yang telah menerbitkan Surat Edaran kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menyalurkan zakatnya melalui Baznas. “Ke depan, mudah-mudahan dapat diberlakukan sistem potong gaji otomatis (autodebet) sehingga langsung dipotong saat penggajian,” imbuhnya.

Lebih lanjut Saripudin menambahkan, sejak terbitnya surat edaran tersebut zakat yang terhimpun bulan ini mencapai Rp 650 juta lebih. “Ini berkat imbauan Pj Bupati kepada ASN agar mengeluarkan zakat melalui Baznas,” ucapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Purwakarta Mohammad Taufiq Budi Santoso mengatakan, sejak ditunjuk Mendagri dan dilantik menjadi Pejabat Bupati oleh Gubernur Jawa Barat, maka dirinya memiliki beberapa tugas pokok.

“Di antaranya melanjutkan pembangunan yang ada sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Kemudian bagaimana supaya penyelenggaraan Pilkada Serentak bisa berjalan dengan aman lancar dan kondusif, serta memfasilitasi meningkatnya partisipasi pemilih di Purwakarta,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan, sudah sewajarnya pemerintah membantu program Baznas demi kesejahteraan masyarakat Purwakarta. “Sistem potong gaji ASN untuk zakat secara otomatis terus diusahakan, kita berikhtiar untuk ke arah itu. Insya Allah kalau bisa dapat diberlakukan mulai tahun ini,” katanya.

Tak hanya ASN, sambungnya, untuk instansi pemerintah lain seperti BUMN dan BUMD akan kami himbau untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui Baznas.

“Surat Edaran akan kami evaluasi sejauh mana sudah diaplikasikan. Ada yang belum memahami, namun banyak pula yang sudah menjalankannya. Juli ini akan kami lihat bagaimana progresnya,” ujarnya.(add/dan)