Beranda PRO DESA Baladika Karya Apresiasi Sikap Kejagung

Baladika Karya Apresiasi Sikap Kejagung

130
0

PURWAKARTA– Organisasi Baladika Karya Purwakarta mengapresiasi sikap Kejaksaan Agung dan Polri yang menunda kasus pasangan calon (Paslon) di Pilkada yang terindikasi tersangka. Mengingat hari ini, ketertarikan yang mulai kuat antara masyarakat dengan calon kepala daerah, termasuk di Jawa Barat.
“Sejatinya kami memberikan apresiasi kepada penegak hukum Polri dan Kejaksaan yang menegakan hukum dan undang-undang sebagai landasan berjalannya pemerintahan.

Akan tetapi, penundaan penetapan tersangka kepada salah satu Paslon dianggap sebagai dukungan penegak hukum kepada pesta demokrasi atau pesta rekyat dalam menjalankan proses demokrasi,” ujar Sekertaris Baladika Karya Purwakarta, Ryan Wilyong kepada Pasundan Ekspres, kemarin.

Ryan Wilyong berpendapat, calon kepala daerah yang terindikasi tersangka atas dugaan kasus korupsi membuat pilihan masyarakat agar tidak salah pilih. Siapa bakal calon pemimpin lima tahun kedepan.
“Lebih baik jika masyarakat tau siapa yang layak akan dipilihnya nanti. Jangan setelah terpilih malah dan jadi kepala daerah dari hasil Pilkada tersebut, baru ditetapkan tersangka. Selain mubajir anggaran, juga dianggap kegagalan bukan cuma untuk pemerintahan tetapi juga gagal untuk rakyat pemilihnya,” lanjutnya.

Untuk itu, Ryan berharap semua calon sadar diri dan memahami keterbukaan informasi dan berkembangnya zaman. Pengumuman yang diutarakan oleh KPK tentang indikasi adanya Paslon bisa ditetapkan tersangka, jelas mendapat dukungan dari masyarakat meski di momen Pilkada.

Diceritakannya, bahwa pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan berjalannya pemerintahan lebih luas dan tahu benar atau tidaknya roda pemerintahan berjalan dengan baik. “Baik buruknya pemerintahan, masyarakat bisa melihat dan merasakan pastinya,” tutupnya.(mas/man)