Beranda BISNIS Ayamnya Gurih, Sambalnya bikin Nagih

Ayamnya Gurih, Sambalnya bikin Nagih

179
0
YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES KULINER BARU: Heri Juanda menyajikan ayam goreng khas priangan di warung kuliner miliknya, Atas Bawah Kena Timbel Mang Heri.

Atas Bawah Kena Timbel Mang Heri Sajikan Kuliner Khas Priangan

Maraknya usaha kuliner di Kota Subang tak menjadi halangan bagi Heri Juanda, mantan Ketua LSM Akar ini mencoba peruntungan di dunia kuliner dengan mengusung masakan khas priangan.

YUGO EROSPRI, Subang.

Atas Bawah Kena Timbel Mang Heri, begitulah konsep yang ditawarkan lelaki paruh baya ini. Penamaan unik tersebut diharapkan bisa mendongkrak penjualan, selain tentunya mengedepankan rasa.

Begitu tepat, konsep tersebut menjadikan warung timbel milik lelaki yang akrab disapa Mang heri ini ramai dikunjungi pembeli walaupun baru membuka lapak di tiga bulan terakhir ini.

“Rasanya sunda banget, manis, dan bumbunya meresap, pokoknya cocok,” ucap salah seorang pengunjung saat ditemui Pasundan Ekspres di sela-sela santap siangnya.

Mang Heri menuturkan pemilihan kuliner khas sunda berupa timbel yang dilengkapi ayam goreng kampung merupakan ide yang dia peroleh selama menjadi penikmat kuliner khas priangan.

“Inikan disesuaikan dengan masyarakat Subang, kebanyakan suka sama ayam dan sambelnya, Alhamdulillah responya bagus, tua dan muda pada suka” paparnya.

Pemilihan lokasi pun menjadi pertimbangan, Mang Heri membuka kuliner nya ini di Jalan Apel Raya Perumnas Subang yang notabene merupakan jalur angkutan kota serta perumahan padat penduduk.

“Kita buka setiap hari, dari jam 9 pagi hingga 10 malam” jelasnya.

Soal harga, untuk menikmati paket lengkap ayam kampung atau goreng plus nasi timbel di warung miliknya hanya dibanderol Rp21 ribu per paket. Sedangkan untuk ayam kampung goreng dan bakar per ekor pelanggan hanya mengeluarakan budged Rp70 ribu.

“Kita juga terima pesan antar,” tambahnya.

Mengenai rasa, Mang Heri tak tanggung-tanggung melakukan pemilihan ayam kampung kualitas terbaik yang didatangkan dari Purwakarta, sedangkan sambelnya dihasilkan melalui resep khusus.

“Untuk omzet, Alhamdulillah sekarang perbulan sudah mencapai Rp30 juta,” ujarnya semringah.

Kesuksesan Mang Heri berharap bisa ditularkan kepada rekan-rekan seperjuangannya. Dirinya berharap bisa menginspirasi juga para pemuda untuk berwirausaha.
“Dibutuhkan modal keberanian dan ketekunan dalam berdagang,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pelanggan, Sujarwadi, 34, karyawan salah satu Finance di Subang mengatakan ayam kampung Atas Bawah Kena Timbel Mang Heri rasanya manis sedap dan pas di lidah orang sunda.
“Ayamnya gurih, sambelnya bikin nagih,” tutupnya. (*/epl)