Beranda PRO DESA Atap Ruangan Disdik Jebol

Atap Ruangan Disdik Jebol

61
0
ASEP IMAM MUTAQIN/PASUNDAN EKSPRES JEBOL: Atap kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Gedung A Komplek Perkantoran KBB, Ngamprah, ambruk, Senin (18/9).

Terkena Rembesan Air, Rusak Berkas

NGAMPRAH – Empat ruangan di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Gedung A Komplek Perkantoran KBB, Ngamprah mengalami kerusakan cukup parah karena ambruk, Senin (18/9). Hal itu diduga, atap keempat ruangan tersebut jebol akibat rembesan air yang berasal dari kantor Dinas Kesehatan di lantai dua.

Berdasarkan pantauan, keempat ruangan tersebut yang paling parah menimpa ruangan Bidang SD/SMP. Di ruangan yang biasa dipakai sebagai ruang Sie Prasarana, paling lebar jebolnya. Sementara di ruangan yang biasa dipakai Tata Usaha, lantainya masih digenangi air. Waktu itupun, air masih netes.

Hal serupa terjadi di ruang Bidang Bina Pendidik dan Tenaga Kependidikan (BPTK), ruang Kasubag Kepegawaian serta ruang Sekretaris Dinas (Sekdis). Namun tidak separah di ruangan SD/SMP.

Iman Jumara (45), salah seorang office boy (OB) Disdik mengungkapkan, sekitar jam 06.00 WIB seperti biasanya ia membuka kunci kantor Disdik. Namun ia dibuat keherananan ketika melihat kondisi beberapa ruang di kantor itu, berantakan. Lantainya digenangi air serta bagian atap jebol.

“Lima komputer terkena tumpahan air dan berkas-berkas yang ada di situ juga pada rusak,” ujarnya.

Ia hanya berusaha membersihkan genangan air serta mengamankan berkas-berkas itu. Dengan kondisi seperti itu, ruangan bidang SD/SMP otomatis tidak bisa dipergunakan.

Sekretaris Disdik KBB Dadang Karmana mengatakan, tidak tahu pasti tentang penyebab jebolnya atap bangunan empat ruang Disdik tersebut. Namun disinyalir diakibatkan tersumbatnya saluran pipa yang berada di kantor Dinkes.

“Kalau informasi yang kita terima, ada salah satu kran di kantor Dinkes yang terbuka selama libur kemarin. Mungkin mulai hari Jum’at dan tahu-tahu tadi pagi beberapa ruangan, atapnya jebol,” terangnya.

Ia hanya menginventarisir barang-barang yang rusak. Kemudian berkoordinasi dengan Bagian Perlengkapan, untuk penanganannya. Sementara waktu ASN yang ruangnya mengalami kerusakan, ngantor di ruangan lainnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Dinkes KBB Hermawan, hanya mengira-ngira penyebab merembesnya air dari kantornya yang tumpah ke Disdik. “Mungkin berasal dari tempat wudhu. Karena beberapa kali saluran di situ mampet. Kita juga sudah beberapa kali memperbaikinya,” ucapnya.

Untuk biaya perbaikan perbaikan kantor Dinkes secara umum, pihaknya memang menganggarkan di APBD. Namun nominal pastinya, ia mengatakan belum melihat Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Sementara Kasubag Pemeliharaan Bagian Perlengkapan Bagian Setda KBB Deddy mengatakan jika anggaran perbaikan perkantoran Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) diserahkan pada masing-masing SKPD. Pihaknya hanya menganggarkan biaya pemeliharaan kantor dalam ruang lingkup Setda.

“Masa pemeliharan gedung ini kan sudah habis dari kontraktornya,” ucapnya. (eko/sep/ded)