Beranda KARAWANG Areal Sawah Banyak Dijual

Areal Sawah Banyak Dijual

97
0

Sering Kekeringan karena Pendangkalan

KARAWANG-Sejumlah tanah sawah di wilayah kecamatan Telukjambe Barat mengalami kekeringan. Pasalnya, telah terjadi pendangkalan dan penurunan tanah khususnya di Desa Parungsari Kecamatan Telukjambe Barat.

“Sejak beberapa tahun terakhir, saluran air sekunder maupun tersier di sini sudah kering kerontang. Karena airnya tidak sampai ke pesawahan di wilayah kami akibat pendangkalan dan turunnya permukaan tanah di wilayah Desa Karangligar. Makanya pintu airnya pun sama sekali tidak berfungsi lagi. Agar petani kami tetap bisa tanam, ya terpaksa mencari air dengan menggunakan mesin penyedot,” aku Kades Parungsari, Upay Supardi (Pardi).

Selain itu, lanjut Pardi, hamparan petakan sawah di wilayah ini sudah banyak pula dijual pemiliknya. Catatan yang ada di kantor desa setempat, ada sekitar 200 hektar telah berpindah tangan ke orang yang diketahui Upay bukan petani.

Ia mensinyalir, kepemilikan sawah seluas itu adalah dari kalangan spekulan. Karena selama proses jual beli terjadi, di tengah maraknya jual beli sawah dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Pardi, maraknya pembeli membidik pesawahan serta sebagian di antaranya tanah darat hingga tanah warga di bantaran Sungai Cibeet, bersamaan bergulirnya isu bahwa ada 5 desa di wilayah Kecamatan Telukjambe Barat bakal berubah fungsi.

“Ini seiring rencana pembangunan bandara bertaraf internasional di Kecamatan Ciampel atau selatan Karawang, setelah proyek rel kereta api cepat Jakarta-Bandung hingga Tol Jakarta-Cikampek II tuntas,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengakui, dampak dari adanya proyek strategis nasional yang melintasi Karawang mengharuskan daerah ini melakukan penyesuaian RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah).

Alasannya, agar ada sinkronisasi dengan program pemerintah pusat. Di sisi lain, Karawang sendiri tidak bisa lagi mencetak sawah baru bila yang ada sekarang tergusur. Kendati Pemerintah Pusat sendiri menargetkan penambahan perluasan tanam seluas 110 ribu hektar. (use/tra)