Beranda HEADLINE Angka Kecelakaan Masih Tinggi

Angka Kecelakaan Masih Tinggi

43
0
YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES DEMI KESELAMATAN: Kapolres Subang saat mengenakan helm kepada perwakilan pelajar saat kampanye keselamatan berlalu lintas di halaman gedung Wisma Karya, kemarin (5/12).

Selama 2017 Telan Korban Jiwa sebanyak 34 Orang

SUBANG-Tingkat kecelakaan lalu lintas di Provinsi Jawa Barat terbilang cukup tinggi. Kabupaten Subang menjadi salah satu daerah penyumbang angka kecelakaan tertinggi. Sejumlah lokasi yang dianggap rawan diantaranya jalur Tol Cipali, Jalan Pantura hingga jalur selatan.

Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, kemarin (5/12), Polres Subang menggelar Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas. Acara yang sama rencananya akan digelar secara seretak di Jawa Barat. Kabupaten Subang menjadi daerah pertama yang menggelar acara tersebut.

Kasat Lantas Polres Subang, AKP Iim Abdulrohim mengatakan, kampanye keselamatan berlalu lintas kali ini diharapkan bisa menurunkan tingkat kecelakaan di Kabupaten Subang.

Di kesempatan tersebut, pihaknya melibatkan pelajar dan mahasiswa agar menjadi agen perubahan dalam berlalu lintas. Terutama dalam menaati peraturan lalu lintas di jalan raya.
“Seperti yang kita tau, tingkat kecelakaan di Provinsi Jawa Barat cukup tinggi, maka dengan acara ini kita inginkan masyarakat Subang, khususnya pelajar dan mahasiswa, bisa menjadi agen-agen untuk mentaati peraturan berlalu lintas,” ujar AKP Iim.

Di kesempatan tersebut, AKP Iim mengimbau agar para pelajar yang belum cukup umur untuk tidak membawa kendaraan. Sementara kepada pengendara lainnya, pihaknya berharap tetap mentaati peraturan dengan menggunakan helm saat berkendara.
“Kita harapkan dengan acara ini bisa menurunkan tingkat kecelakaan di Kabupaten Subang,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni menegaskan, acara kali ini bertujuan untuk menurunkan tingkat kecelakaan di Kabupaten Subang.
Dikatakan Kapolres, selama tahun 2017 angka kecelakaan di wilayahnya telah menelan korban jiwa sekitar 34 orang. Sebagian besar korbannya masih berstatus pelajar.

Kurangnya pemahaman terhadap tata tertib berlalu lintas menjadi salah satu penyebabnya.
Dengan dasar itu, Kapolres mengajak seluruh stake holder di Kabupaten Subang agar bersama-sama menjadi pihak yang peduli dengan keselamatan berlalu lintas.
“Agar tingkat kecelakaan bisa menurun, dan tidak ada lagi korban yang tewas karena kecelakaan,” jelasnya.

Sementara itu Sekda Subang, Abdurakhman menambahkan, berdasarkan data dari WHO, tingkat kecelakan di dunia mencapai 1 juta orang per hari. Sebanyak 61 persen penyebabnya merupakan human error.

Menurutnya, kampanye keselamatan berlalu lintas merupakan hal yang sangat penting. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat Subang, khususnya pelajar, bisa meningkatkan keselamatan dalam berkendara sehigga tidak ada lagi masyarakat Kabupaten Subang yang menjadi korban kecelakaan.
“Kami mengimbau agar masyarakat Subang lebih mementingkan keselamatan daripada gaya-gayaan,” pungkasnya.(ygo/din)