Beranda PRO DESA AMS Didik Kader Muda, Pembentukan Karakter dan Meningkatkan Nasionalisme

AMS Didik Kader Muda, Pembentukan Karakter dan Meningkatkan Nasionalisme

95
0
EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES DIKLAT: Ketua Umum Angkatan Muda Siliwangi (AMS) AMS Noery Ispandji Firman memberikan materi kepada peserta diklat,Kemarin.

LEMBANG– Untuk mempersiapkan regenerasi kader, Angkatan Muda Siliwangi (AMS) adakan diklat Yudha VIII Angkatan Muda Siliwangi, sebagai upaya pembentukan karakter dan meningkatkan nasionalisme para kadernya.
Hal itu disampaikan oleh ketua umum AMS Noery Ispandji Firman, Dia juga mengungkapkan kader yang dididik adalah remaja usia 17-22 tahun, “Karena pembentukan karakter manusia yang kuat dan tangguh harus sejak dini,”katanya, kemarin.
Mereka, lanjut Noery, kader muda AMS harus memiliki rasa nasionalisme tinggi, karena menurutnya mereka adalah kader bangsa,

“Di Jabar itu ada 600 kecamatan lebih, saya harapkan seluruh kader yang ada ditiap kecamatan bisa berkomunikasi,
Ketika mereka kembali kemasyarakat mereka jadi bewara lapangan”paparnya.

Akan tetapi, kata dia, saat ini diklat tahap pertama, pesertanya merupakan kader-kader AMS dari kabupaten Bandung Barat dan kota Bandung, “Pada tahap pertama ini di ikuti oleh 200 orang kader, dari KBB dan kota Bandung,” lanjutnya.

Penggodogan yang dilakukan selama tiga hari (8-10/9) di bumi perkemahan Cikole, Lembang Bandung Barat itu, peserta diberikan berbagai materi yang akan membentuk karakter positif.

“Kami berikan materi Ketahanan nasional motivasi juang, rasa cinta tanah air, sehingga terbentuk karakter berjiwa kepemimpinan,”tambahnya.

Diharapkan, lanjutnya, bagaimana kepemimpinan siliwangi dapat tertanam pada kader, sehingga kader AMS menjadi personal yang tangguh dalam segala keadaan.

 

Setelah kembali dari diklat, Diharapkan ada perubahan karakter bangsa, yang selama ini rasa nasionalisme agak luntur, patriotisme dan nasionalisme kembali meenggelora.

“Hari ini AMS mulai mengadakan pendidikan karakter, apabila didik dengan baik. Mental dan karakter manusianya, maka akan baik hasil pembangunannya,”bebernya

Salah satu bentuk karakter baik yang telah tertanam dalam setiap kader, pada hari Jum’at (8/9), sebelum pembukaan diklat, kader AMS mengadakan long March dari pusdai sampai gedung sate bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, sebagai bentuk kepedulian terhadap tragedi Rohingya.

“Iya, kami mengutuk keras terhadap tragedi Rohingya, Tidak dibenarkan satu bangsa merusak bangsa lain. jangan sampai jadi preseden buruk kita harus cepat tanggap,” tandasnya

Sementara itu, Wakil ketua AMS Rayon Lembang Hasbon mengatakan, dengan diadakanya DIKLAT YUDHA VIII AMS oleh pengurus pusat, dirinya mengakui sangat bangga dan berterima kasih sekali dikarenakan ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh oleh Rayon Lembang.

Selain dapat bersilaturahmi dengan jajaran pengurus AMS dari berbagai daerah di Jawa Barat, lanjutnya, juga banyak mendapatakan berbagai ilmu yang diberikan oleh narasumber.

“Kami bisa mendapatkan Ilmu berbagai mata kuliah dari para narasumber diantaranya dari pendiri AMS, ketua umum AMS dan para senior AMS, tentang bagaimana cara menghadapi keadaan Zaman yang penuh tantangan ini,”beber Bobon

Bahakan, pada Diklat Yudha VIII itu, Hasbon mendapatkan pengetahuan bagaimana menjadi bangsa yang memiliki harga diri, “kami diberi contoh oleh para Pendahulu Kami, tentang bagaimana cara menciptakan Generasi Bangsa yang punya harga diri,”pungkasnya.(eko/ded)