Beranda BANDUNG Aktifitas Pelayanan Sejumlah SKPD Sepi

Aktifitas Pelayanan Sejumlah SKPD Sepi

40
0

Sebagian Lagi Berjalan Normal

NGAMPRAH – Paska Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Bandung Barat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (10/4) sore. Akifitas pelayanan di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) nampak lengang dan sepi.

Pantauan Pasundan Ekspres, hanya SKPD tertentu yang nampak masih berjalan normal memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcasip). Namun, di sejumlah SKPD yang diduga pejabatnya terkena OTT KPK, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) nampak sepi.

Bahkan, paska OTT itu hampir seluruh Kepala SKPD nampak tidak ada satu pun yang hadir, hanya beberapa ASN saja yang masih terlihat beraktifitas. Seperti salah satu ruangan rapat Disperindag yang di segel oleh KPK nyaris tidak ada aktifitas.

Sementara di Ruang Bidang Perdagangan bersebelahan dengan ruang rapat yang disegel tersebut sama sekali kosong. Hanya ruang Sekretariat, ruang Bidang Perindustrian Agro dan Non Agro, yang masih ada aktivitas ASN-nya. Itupun yang hadir cuma beberapa orang saja.

Namun diantara mereka enggan dimintai keterangan terkait informasi ditahannya Kadisperindag KBB Weti Lembanawati oleh KPK. Mereka bahkan tidak tahu ada penyegelan di kantornya.

“Saya sama sekali tidak tahu, siapa yang menyegel. Dan jam berapa disegelnya. Tahu-tahu, di pintu itu ada tanda segel. Saya kira, itu cuma main-main,” ujar salah seorang ASN Disperindag KBB yang enggan disebut namanya.

Ia juga mengaku tidak tahu menahu tentang rumor sejumlah ASN ditahan KPK. Namun hingga tadi siang, ia belum berhubungan dengan Kadisperindag.

“Kemarin kita (Disperindag) rapat dinas dipimpin langsung Ibu Kadis. Tapi sesudah itu nggak tahu ibu kemana. Karena saya kembali bekerja,” tuturnya.

Sekretaris Disperindag KBB Avira tidak bisa memberikan keterangan panjang lebar terkait keberadaan Kadisperindag. “Sampai siang ini saya belum ketemu dengan beliau,” singkatnya.

Sementara Kepala Bagian Humas Setda KBB Hari Mustika mengatakan isu ditahannya Bupati Bandung Barat H. Abubakar dan penyegelan pintu Disperindag secara umum tidak menghambat kinerja ASN. Menurutnya, aktivitas ASN KBB berjalan seperti biasanya.

Disinggung tentang isu KPK menahan sejumlah ASN KBB, Harry menyatakan ia tidak mengetahui secara pasti. “Kita tidak masuk ke wilayah materi itu. Tapi kalau Bapak (Abubakar) sekarang lagi cek kesehatan,” jelasnya.

Sebelumnya, isu jika Abubakar dan sejumlah ASN di KBB terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK, siang kemarin. Namu hal itu dibantah oleh Abubakar dalam jumpa pers malam kemarin.Namun ia menjelaskan jika kemarin sore pihaknya diminta klarifikasi oleh orang yang mengatasnamakan KPK. (sep/tra)