Beranda SUBANG 500 Warga Serbu RSAU dr. Hoediyono Lanud Suryadarma

500 Warga Serbu RSAU dr. Hoediyono Lanud Suryadarma

50
0
Istimewa ANTRI: Sejumlah Pasien screening menunggu di dalam tenda yang dibuat di depan RSAU dr. Hoediyono Lanud Suryadarma, Kemarin

SUBANG– Lima ratus lebih warga Subang menyerbu RSAU dr. Hoediyono Lanud Suryadarma pada hari pertama kegiatan Bakti Sosial Kesehatan.

Pengobatan gratis ini diselenggarakan oleh Lanud Suryadarma bekerjasama dengan PIA Ardhya Garini dalam rangka memperingati HUT KE-72 TNI dan HUT KE-61 PIA Ardhya Garini 25 November 2017 (Persatuan Istri TNI Angkatan Udara) Senin (9/10).

Sesuai jadwal kegiatan hari pertama Senin (9/10) sejak pukul 07.00 WIB mulai melaksanakan Screening mata untuk Operasi katarak dan Screening kaki untuk Pemberian kaki palsu. Petugas screening melibatkan puluhan Paramedis dari Dinas kesehatan Lanud Suryadarma yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Subang, Persatuan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI) dan PMI Kab Subang bekerja keras untuk melayani 500 lebih pasien yang hadir.
“Bhakti sosial Kesehatan yang sedang dilaksanakan ini, dimaksudkan untuk memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sejalan dengan tema HUT ke-72 TNI yaitu Bersama Rakyat TNI Kuat,” kata Ketua Panitia Bakti Sosial Kolonel Pnb Taufiq Arasj.

Warga masyarakat dengan sabar, antri menunggu giliran diperiksa Tim Medis. Antusiame masyarakat untuk ikut pengonbatan ini disaksikan langsung oleh Danlanud Suryadarma Marsma TNI T.Sembiring Maliala, Ketua PIA AG Cabang 5/D I Lanud Suryadarma Ny. T. Sembiring, Ketua PIA AG Wingdiktekkal, Para Kadis Lanud Suryadarma, dan Para Pejabat Lanud serta para pengurus PIA Cabang 5. I Kalijati.

“Hubungan antara tema HUT TNI dengan maksud Kegiatan Bhakti Sosial ini adalah untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat, agar terjalin hubungan yang manunggal antara TNI dengan rakyat. Sebab konsepsi pertahanan negara kita yang disebut Sistem pertahanan semesta menetapkan bahwa rakyat adalah benteng terakhir pertahanan negara. Harus diingat pula bahwa TNI lahir dari rakyat dan TNI berjuang bersama rakyat. Itu yang dimaksud dengan Bersama Rakyat TNI Kuat,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa, Bakti kesehatan yang sedang dilaksanakan ini merupakan implementasi dari nilai-nilai kejuangan sebagaimana telah dilakukan oleh para tokoh perintis TNI AU.
“Nilai semangat pantang menyerah, rela berkorban, cinta tanah air (nasionalisme, res), kiranya dapat kita baktikan kepada bangsa dan negara pada bidang tugas kita masing-masing”, jelasnya. (rls/ded)