Beranda PRO DESA
145
0
KERJASAMA: Pemerintah Desa Lembang dan BPJS Ketenagakerjaan melakukan penandatanganan MoU Gerakan Desa Sadar Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

LEMBANG– Desa Lembang Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, resmi dicanangkan sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dapat menunjukan sebagai Desa Tanggap Program Pemerintah.Acara tersebut dihadiri para Tokoh Masyarakat di Desa Lembang dari berbagai kelompok yang berjumlah 200 Orang, Selasa (8/5).

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cimahi, Ferry Azhari mengatakan, Program Desa Sadar Jaminan Sosial merupakan salah satu inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan, untuk bekerja sama dengan aparat desa dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja di desa, agar Iebih memahami manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan.

Ferry menjelaskan Desa Lembang terpilih karena telah memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Salah satu di antaranya adalah telah terdaftarnya Kepala Desa dan perangkatnya pada program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar dia dalam sambutannya.

Tujuan dibentuknya Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini agar masyarakat desa mengenal Iebih dekat program program BPJS Ketenagakerjaan sehingga menimbulkan kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial.

“Juga agar muncul kesadaran para perangkat desa untuk menyejahterakan masyarakatnya yang juga para pelaku ekonomi, antara Iain dalam bidang yayasan atau BUMDes, tenaga ahli atau pendamping desa,” papar Ferry

Desa Sadar ini sebuah tindak nyata dari BPJS Ketenagakerjaan di mana dalam hal ini juga dilakukan sosialisasi dan edukasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat desa akan pentingnya sebuah jaminan sosial, dalam menghadapi risiko risiko sosial yang dapat menimpa kita di manapun dan kapanpun.

Dalam launching Gerakan Desa Sadar Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan, dilakukan penandatanganan MoU antara Kepala Desa Lembang Yono Maryono, S.I.P dengan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cimahi Ferry Azhari, penyerahan Simbolis Kartu Kepesertaan kepada petugas perpustakaan Desa Lembang dan penyerahan jaminan kematian kepada Epon sebesar Rp 24.000.000. sebagai ahli waris Almarhum Omik Sutisna, pesena BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah yang meninggal dunia diluar hubungan kerja.

Sementara itu kepala desa Yono Maryono menambahkan, meskipun saat ini baru mensubsidi aparatur pemerintahan desa, namun kedepanya jika ada anggaran yang memungkinkan tidak menutup kemungkinan untuk mensubsidi jaminan ketenagakerjaan samapai tingkat RT.

“Saat ini sesuai peraturan baru aparat desa yang diaubsidi dan menjadi peserta BPJS ketenaga kerjaan, mudah-mudahan nanti sampai ketingkat RT dapat mengikuti program ini,”kata Yono.

Yono berharap, setelah ada MoU ini, warga desa Lembang sadar dan paham akan program pemerintah itu.”Di Lembang banyak para pelaku usaha dan perusahaan, kami akan mengajak mereka untuk mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan ini,”sambungnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan tausiah dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan oleh Ustad Burhanudin Marfu Ponpes Nurul Huda Tasikmalaya. (eko/tra)