Beranda PURWAKARTA 4 Prajurit Terbaik Yonarmed 9 Siap Bertugas di Darfur

4 Prajurit Terbaik Yonarmed 9 Siap Bertugas di Darfur

539
0

PURWAKARTA-Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 9/Pasopati Kostrad yang bermarkas di Jalan Raya Sadang – Subang, Kabupaten Purwakarta kembali mendapatkan kehormatan untuk memberangkatkan 4 personel terbaiknya dalam misi pasukan perdamaian PBB yang tergabung dalam pasukan Satuan Tugas UNAMID Darfur Afrika Tengah.

Bertempat di Markas Yonarmed 9/Pasopati Kostrad, acara tradisi pelepasan prajurit tugas operasi digelar khidmat, Selasa (10/4)

Dalam sambutannya, Dan Yonarmed 9/Pasopati Kostrad Letkol Arm Eko Pristiono menegaskan, bagi seorang prajurit, penugasan merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan. Terlebih, sambungnya, penugasan yang akan dilaksanakan tersebut merupakan penugasan dengan membawa nama besar pasukan Indonesia dalam misi pasukan perdamaian PBB.

“Penugasan tersebut selain dapat mengharumkan nama besar TNI khususnya TNI AD juga nama besar Indonesia di dunia internasional. Sehingga dalam penugasan ini setiap prajurit harus benar benar menjalankan segala hal sesuai protap pasukan perdamaian PBB,” kata Danyon saat memberikan wejangan kepada prajurit yang akan berangkat.

Dalam pelaksanaan penugasan kali ini, lanjut dia, Yonarmed 9/Pasopati Kostrad mengirimkan 4 orang prajurit terbaiknya yang sudah lolos seleksi untuk tergabung dalam Satgas Unamid selama setahun ke depan.

“Pasukan Pasopati Bisa Pasti Bisa, dan kita tunjukkan kepada dunia kalau kita bisa,” ucap Danyon.

Serka Ewin Saputra, salah prajurit terpilih yang akan berangkat ke UNAMID Darfur Afrika Tengah membawa nama Yonarmed 9 Pasopati Kostrad dan Indonesia dalam misi perdamaian PBB.

“Di sinilah tantangannya. Ketika tiba saatnya bertugas ke tempat jauh dan dalam waktu lama, seorang prajurit harus siap meninggalkan keluarga dan orang-orang terkasih,” ujar Ewin saat ditemui usai upacara.

Sementara itu, pemandangan cukup mengharukan tampak saat salah seorang prajurit yang hendak berangkat, Serka Ewin, mengucapkan salam kepada istrinya tercinta. Berkali-kali Serka Ewin menguatkan istrinya, dan mewanti-wanti agar selalu siap dengan segala kemungkinan.

“Apa pun yang terjadi, semuanya harus diserahkan kepada Tuhan YME. Sehingga selalu siap dengan kemungkinan terburuk sekali pun di daerah operasi,” kata Serka Ewin kepada koran ini.

Serka Ewin yang juga seorang ayah dari anak bernama azka itu harus rela meninggalkan anak dan istrinya demi negara, bahkan demi terciptanya perdamaian dunia. “Saya siap bertugas. Alhamdulillah, istri selalu mendukung,” ucapnya.(opl/rls/add/ded)