Beranda BANDUNG 350 Petugas Diajari Penyembelihan Hewan Kurban

350 Petugas Diajari Penyembelihan Hewan Kurban

44
0

Dinas Perikanan dan Peternakan Gelar Sosialisasi

LEMBANG – Sebanyak 350 petugas perwakilan dari setiap desa, tokoh agama, petugas KUA, DKM, dan SKPD di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapatkan sosialisasi pemahaman tata cara pemotongan hewan kurban yang diselenggarkan di Hotel Panorama Lembang, Kamis (10/8).

Pemberian sosialisasi ini sebagai persiapan menjelang pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1438 H.
“Para petugas itu perwakikan dari semua tempat yang diprediksi akan banyak melakukan pemotongan hewan kurban di KBB. Karena masih banyak petugas yang belum memahami secara benar cara penyembelihan hewan kurban yang baik, benar dan sehat,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) KBB, Unang Husni Tamrin saat sosialisasi hewan kurban tersebut.

Dia menambahkan, pemahaman penyembelihan hewan kurban yang baik, sehat dan benar sesuai dengan syareat Islam sangat penting. Hal ini agar menghasilkan hewan kurban yang Halal, Aman, Utuh, dan Sehat, (HAUS).
“Makanya perlu diberikan pemahaman teknis, bagaimana menyembelih, menguliti dan membersihkan daging agar terhindar dari penyakit,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga akan menerjunkan tim yang terdiri dari 40 orang untuk memeriksa sentra hewan kurban yang dijual belikan di masyarakat.

Termasuk menyiapkan label sehat hewan sebanyak 25.000 untuk domba dan 5.000 untuk sapi, serta menyiapkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) bagi hewan yang akan dijual ke luar KBB. Serta call center ke nomer 0811200762 bagi warga yang ingin melaporkan kesehatan hewannya.
“Tahun lalu hewan kurban di KBB untuk domba 18.432 ekor, kambing 30, sapi 2.260, dan kerbau 42. Sementara untuk tahun ini kami menyiapkan sebanyak 25.000 hewan kurban,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat Abubakar mengatakan seluruh pejabat eselon di lingkungan pemerintah kabupaten Bandung Barat, diwajibkan untuk berkurban pada hari raya idul Adha mendatang.

“Seluruh pejabat di pemda yang mulai eselon 2, 3, 4, 5 wajib melaksanakan ibadah kurban,”katanya.

Untuk teknisnya, menurut Abubakar, siapa yang akan berkurban didata terlebih dahulu, selanjutnya akan dikonekkan dengan calon penerima kurban.”Jadi nanti kan harus jelas nama yang akan berkurbannya, karena nanti akan diijabkobulkan dengan penerima kurban,”ujarnya.

Abubakar, menekankan agar hewan kurban memiliki kriteria yang sesuai dengan syariat agama, mulai dari pemilihan hewan, pemotongan hewan, sampai dengan pengolahan daging kurban.
“Halal, aman, utuh dan sehat itu harus melekat pada hewan kurban,”jelasnya.(sep/eko/ded)