Beranda PRO DESA 25 Tim Voli Berlaga di Turnamen Gipvi Cup

25 Tim Voli Berlaga di Turnamen Gipvi Cup

56
0
ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES APRESIASI: Camat Pasawahan H Diaudin memberikan sambutan di pembukaan Turnamen Voli Generasi Pencinta Voli (Gipvi) Cup, kemarin (15/9).

PURWAKARTA-Turnamen Voli Generasi Pencinta Voli (Gipvi) Cup bergulir. Tercatat sebanyak 25 tim voli ambil bagian pada turnamen yang dipusatkan di Lapangan Desa Cihuni, Kecamatan Pasawahan itu. Ada pun ke-25 tim tersebut berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Purwakarta, di antaranya Pondoksalam, Bojong, Wanayasa, dan Kiarapedes.

Turnamen Gipvi Cup secara resmi dibuka oleh Camat Pasawahan H Diaudin, kemarin (15/9). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Cihuni Tatang Suhendar, Ketua Bamusdes Desa Cihuni Anut Gandang, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Diaudin mengatakan, Turnamen Voli Gipvy Cup digelar untuk menyalurkan hobi positif masyarakat di Kecamatan Pasawahan khusunya, dan memberikan hiburan untuk masyarakat. “Turnamen ini juga digelar untuk membina atlet voli di daerah. Dalam hal ini kita bekerjasama dengan PBVSI Purwakarta,” kata Diaudin.

Dirinya berharap Turnamen Gipvi Cup bisa memupuk sinergitas dan silaturahmi antarwarga, khususnya masyarakat yang ada di Kecamatan Pasawahan. “Setahu saya Gipvi Cihuni kerap menggelar turnamen seperti ini setiap tahunnya, sehingga tak heran banyak atlet voli yang lahir dari daerah ini,” ujarnya mengapresiasi.

Diaudin berpesan agar seluruh desa yang ada di Kecamatan Pasawahan ikut mendukung, serta aktif dalam mengembangkan olahraga di masyarakat. “Saya juga mengucapkan terimakasih khususnya kepada Kepala Desa Cihuni beserta perangkat desa dan warganya, sehingga turnamen ini bisa lancar terlaksana,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cihuni Tatang Suhendar mengatakan, turnamen ini diikuti 25 tim putra dari Kecamatan Pasawahan dan 4 tim dari kecamatan tetangga. “Turnamen ini menerapkan sistem permainan setengah kompetisi atau sistem gugur,” ujarnya.

Diakuinya, panitia membatasi hanya khusus pemain lokal, sehingga peserta saling kenal, dan terjalin silaturahmi, serta saling berkompetisi. Saat mendaftar, para pemain juga wajib menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga. “Turnamen ini juga bertujuan membina potensi anak muda serta terjaringnya atlet potensial. Untuk memotivasi kami siapkan hadiah berupa tropi dan uang pembinaan,” ucapnya.(add)