Beranda PURWAKARTA 1.492 PTPS Awasi Distribusi Logistik Pilkada

1.492 PTPS Awasi Distribusi Logistik Pilkada

84
0

PURWAKARTA-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Purwakarta menyiagakan 1.492 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk memastikan proses distribusi logistik Pilkada dapat berjalan lancar.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan Ketua Panwaslu Kabupaten Purwakarta Oyang Este Binos S.Fil.I kepada Pasundan Ekspres saat ditemui di ruang kerjanya. “PTPS sudah kita siagakan,” kata Binos, Rabu (6/6).

Menurutnya, sejak Selasa (5/6), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purwakarta telah mendistribusikan sebagian logistik Pilkada ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Di antaranya DPT, Formulir C6, Daftar Nama Pasangan Calon, hingga perlengkapan dalam bilik suara seperti paku, bantal, dan karet.

“Secara prinsip, ini masih ranah Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) dalam melakukan pengawasan, tapi PTPS tetap kita siagakan,” ujar Binos.

Ditambahkan Binos, PTPS di Purwakarta berjumlah 1.492 orang sesuai jumlah TPS. Mereka sudah dilantik dan diberi pembekalan pada Minggu (3/6), secara serentak. Sejak tanggal tersebut hingga 7 hari setelah pemungutan suara nanti, para PTPS ini bekerja.

“Fokus kerja mereka lebih kepada proses penghitungan dan pemungutan suara di TPS. Utamanya memastikan semua hak pilih di TPS terfasilitasi serta mencegah terjadinya pelanggaran pemilu dan melaporkan jika ditemukan pelanggaran,” katanya.

Sementara, disinggung terkait maraknya spanduk apresiasi terkait opini Wajar Tanpa Pengecualian “WTP”, Binos memastikan jika pihaknya akan segera memanggil Kadisdik Purwakarta. “Ya, potensi pelanggarannya ada,” Binos.

Namun, untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran tersebut, kata Binos, diperlukan proses klarifikasi. Panwaslu pun mengagendakan bakal memanggil sejumlah pihak terkait hal ini, termasuk Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Purwakarta. Mengingat tertulis nama Dinas Pendidikan dalam spanduk tersebut.

“Hasil pembahasan Gakkumdu, kita perlu lakukan pendalaman dulu melalui proses klarifikasi. Adapun potensi pelanggarannya bisa pidana, kode etik, juga administratif. Ini baru potensi,” ucapnya.

Diketahui, dalam dua hari terakhir terpasang sejumlah spanduk bertuliskan ucapan selamat dan apresiasi terhadap kinerja Bupati Purwakarta periode 2013-2018 Dedi Mulyadi atas prestasinya memperoleh opini WTP dari BPK RI tiga kali berturut-turut. Sedangkan diketahui, Dedi Mulyadi saat ini maju menjadi Calon Wakil Gubernur Nomor urut 4 mendampingi Deddy Mizwar.(add/ded)